263 Rumah di Manado-Likupang akan Disulap Jadi Hunian Pariwisata
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) telah selesai melakukan renovasi dan rehabilitasi 263 unit rumah yang dijadikan sarana hunian pariwisata (Sarhunta).

Reza Pahlevi
Author


Salah satu unit sarhunta yang dibangun KemenPUPR. (Dok. KemenPUPR)
(Istimewa)JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) telah selesai melakukan renovasi dan rehabilitasi 263 unit rumah yang dijadikan sarana hunian pariwisata (Sarhunta).
Rumah-rumah di destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Manado-Likupang, Sulawesi Utara ini akan dimanfaatkan sebagai homestay maupun usaha pendukung pariwisata lainnya. Rumah-rumah ini tersebar di tiga desa yaitu Marinsow, Pulisan, dan Kinunang serta satu kelurahan di Pulau Bunaken.
“Terkait hal ini, Kementerian PUPR akan merenovasi rumah warga agar layak untuk dijadikan homestay di kawasan wisata sehingga masyarakat setempat bukan hanya jadi penonton, tetapi bisa menikmati kue pariwisata,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi, dikutip Jumat, 12 Maret 2021.
- Sandiaga Uno Siapkan Paket Wisata Vaksin Dosis Lengkap untuk Turis Asing
- Mantap! Siap Digelar Maret 2022, Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Sudah 77 Persen
- Wisata Bali Segera Dibuka, Saring Ketat Turis Asing
Di samping itu, KemenPUPR juga telah selesai menangani peningkatan kualitas terhadap 225 unit rumah tanpa fungsi usaha di sepanjang koridor menuju lokasi kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Likupang. Secara total, anggaran renovasi dan rehabilitasi rumah Program Sarhunta di Provinsi Sulawesi Utara adalah sebesar Rp36,60 miliar.
Basuki menyebutkan desain Sarhunta harus mencerminkan adat setempat sebagai upaya menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menginap. Homestay di DPSP Manado-Likupang sudah mulai disewakan dengan tarif Rp 200 ribu/malam.
Program Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya Mendukung Pariwisata atau Sarhunta ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Direktorat Rumah Swadaya, Direktorat Jenderal Perumahan. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas rumah menjadi layak huni dan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat.
Sektor pariwisata, utamanya di DPSP, menjadi salah satu sektor yang diproyeksi pemerintah dapat mendukung pemulihan ekonomi di tahun anggaran (TA) 2021. Untuk itu, KemenPUPR terus melaksanakan penataan di 5 DPSP, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang.
“Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata,’ ujar Basuki.
