Avia Avian (AVIA) Gelar Buyback Saham Rp 1 Triliun, Sahamnya Melompat Segini
- PT Avia Avian Tbk (AVIA), saat ini tengah melaksanakan program pembelian kembali alias buybacjk saham. Aksi korporasi ini telah dimulai sejak Desember 2023 lalu.

Alvin Bagaskara
Author


JAKARTA – Emiten manufaktur cat, PT Avia Avian Tbk (AVIA), saat ini tengah melaksanakan program pembelian kembali alias buybacjk saham. Aksi korporasi ini telah dimulai sejak Desember 2023 lalu.
Asal tahu saja, AVIA sebuah emiten yang dimiliki olhe Hermanto Tanoko berencana untuk membeli kembali 1,24 miliar saham. Jumlah tersebut setara dengan atau sekitar 2,3% dari jumlah modal disetor dan ditempatkan perseroan.
Head of Investor Relation Avia Avian Andreas Timothy Hadikrisno memastikan proses buyback akan terus berlanjut. Sehubungan dengan itu, AVIA telah menyiapkan dana Rp 1 triliun.
- Hingga Akhir 2023, Xurya Pasang PLTS Atap di Lebih dari 100 Perusahaan
- Peluncuran Satelit China Picu Badai Politik Jelang Pemilu Taiwan
- Netflix Hentikan Produksi Acara dan Film Interaktif
"Selain itu, persentase aktivitas share buyback yang dilakukan Avia Avian tidak mendominasi dari total kegiatan pasar saham AVIA," jelasnya dalam keterangan resmi pada Rabu, 10 Januari 2024.
Pada tanggal 9 Januari 2023, AVIA telah berhasil merealisasikan pembelian kembali sebanyak 104.241.800 lembar saham. Jumlah ini setara dengan 7,3% dari batas maksimal yang telah ditetapkan oleh AVIA.
Walaupun begitu, Andreas menyatakan bahwa pihaknya berpendapat bahwa harga saham AVIA saat ini masih belum mencerminkan sepenuhnya nilai, kinerja, dan fundamental sebenarnya dari perusahaan.
“Asumsi ini dibuat dengan mempertimbangkan posisi AVIA sebagai pemimpin pasar cat dekoratif yang didukung dengan jaringan distribusi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," katanya.
Dengan tingkat harga yang berkisar Rp 500 per saham, PER AVIA masih berada di bawah level 20 kali. Ini lebih rendah dibandingkan perusahaan sejenis di kisaran 30 kali–50 kali.
Andreas bilang aksi korporasi ini diharapkan meningkatkan kepercayaan serta memberikan tingkat pengembalian yang baik kepada para pemegang saham.
"Beberapa minggu setelah program share buyback dilakukan, terdapat penambahan pemegang saham institusi baru yang mulai membeli saham AVIA," jelas Andreas.
Berdasarkan data IDX Mobile, pada perdagangan Kamis, 10 Januari 2023, pukul 13.46 WIB, saham AVIA telah menembus angka Rp525 per saham. Nominal tersebut menguat 5% dari harga pembukaanya sebesarRp500 per saham.
Selain itu, frekuensi saham Hermanto Tanoko ini mencapai 3.19 ribu dengan volume perdagangan mencapai 44.4 juta lembar saham. Adapun, nilai transaksi (turnover) tembus Rp22.8 miliar dan kapitalisasi pasar berada di level Rp31.91 triliun.

Rizky C. Septania
Editor
