Waduh! Peralatan Berisi Zat Radioaktif Jatuh di Jalanan Australia Barat Saat Diangkut
- Sebuah perusahaan pertambangan, Tinto Iron Ore dilaporkan kehilangan peralatan radio aktif di Australia Barat.

Rizky C. Septania
Author


PERTH- Sebuah perusahaan pertambangan, Tinto Iron Ore dilaporkan kehilangan peralatan radioaktif di Australia Barat. Kehilangan ini memicu ketakutan akan kesehatan masyarakat.
Perangkat tersebut yang berupa sebuah kapsul, diyakini telah jatuh dari sebuah truk saat diangkut dari sebuah tambang ke Perth pada 10 Januari. Atas insiden yang terjadi, sejumlah pihak meminta petugas berwenang menyisir jalan yang panjang untuk mengambilnya.
Mengutip Insider Senin, 30 Januari 2023, Kepala petugas kesehatan Australia Barat, Andy Robertson mengimbau masyarakat untuk menjauh dari kapsul. Ia menambahkan, kapsul itu bisa berada di mana saja antara Perth dan Newman, yang berjarak lebih dari 1.400 kilometer.
Ia menambahkan bahwa siapa pun yang telah berkendara di Great Northern Highway antara kedua kota sejak 10 Januari untuk memeriksa ban mereka karena perangkat tersebut bisa jadi tersangkut di dalamnya.
Tak Bisa Jadi Senjata
Departemen Pemadam Kebakaran dan Layanan Darurat Australia Barat mengatakan objek itu tidak dapat dijadikan senjata. Meski demikian, mereka tetap meminta masyarakat untuk berhati-hati karena kontak dengan material tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Menurut petugas, perangkat tersebut mengandung cesium-137 yang biasa digunakan dalam alat pengukur radiasi dan memancarkan radiasi berbahaya.
Saking berbahayanya, kapsul ini setara dengan 10 kali pancaran sinar-X dalam satu jam. Selain itu, radiasi juga dapat menyebabkan kulit terbakar dan kanker setelah terpapar dalam waktu lama.
"Itu memancarkan sinar beta dan sinar gamma jadi jika benda ini berada di dekat Anda, Anda bisa berakhir dengan kerusakan kulit termasuk kulit terbakar," kata Robertson seperti dikutip TrenAsia.com Senin, 30 Januari 2023.
"Dan jika Anda memilikinya cukup lama di dekat Anda, itu dapat menyebabkan penyakit radiasi akut. Sekarang, itu akan memakan waktu lama, tetapi jelas, kami merekomendasikan orang-orang untuk tidak dekat atau bertahan dengannya," tambahnya.
CEO Rio Tinto Iron Ore, Simon Trott, mengatakan perusahaan menanggapi insiden tersebut dengan serius sekaligus meminta maaf karena telah membahayakan publik.
"Kami menyadari ini jelas sangat memprihatinkan dan kami mohon maaf atas alarm yang ditimbulkannya di komunitas Australia Barat," kata Trott.
Trot menambahkan, pihaknya saat ini mendukung penuh otoritas terkait dalam pencarian kapsul berisi radiasi yang telah terjatuh.
"Kami telah meluncurkan penyelidikan kami sendiri untuk memahami bagaimana kapsul itu hilang dalam perjalanan," kataya.

Yosi Winosa
Editor
