Tren Ekbis

SRC Perkuat Ekosistem UMKM, 98,8 Persen Toko Kini Terdigitalisasi

  • SRC mencatat kontribusi omzet Rp251 triliun per tahun dan membantu UMKM kelontong naik kelas lewat digitalisasi.
WhatsApp Image 2025-05-27 at 14.21.57.jpeg
SRC (SRC)

JAKARTA, TRENASIA.ID--Sampoerna Retail Community atau SRC menandai perjalanan 18 tahun pemberdayaan UMKM dengan capaian signifikan. Jaringan toko kelontong binaan SRC kini mencapai lebih dari 250 ribu toko di seluruh Indonesia, dengan kontribusi omzet mencapai Rp251 triliun per tahun.

Angka tersebut setara 9,5% Produk Domestik Bruto (PDB) retail nasional 2025, berdasarkan riset “Bukti Nyata SRC untuk Indonesia” dari KG Media 2026. Nilai kontribusi itu meningkat Rp15 triliun dibandingkan capaian Rp236 triliun pada 2023.

SRC awalnya hadir sebagai program pendampingan toko kelontong tradisional. Kini, jaringan tersebut berkembang menjadi salah satu ekosistem retail terbesar di Indonesia.

Ekosistem SRC saat ini didukung:

  • Lebih dari 6.300 Mitra SRC
  • Sekitar 10 ribu Paguyuban SRC
  • 250 ribu lebih toko SRC di seluruh Indonesia

Transformasi tersebut tidak hanya memperbesar skala usaha toko, tetapi juga memperkuat daya saing retail tradisional di tengah perubahan perilaku konsumen dan penetrasi retail modern.

Digitalisasi Jadi Motor Pertumbuhan

Salah satu faktor utama pertumbuhan SRC berasal dari transformasi digital yang dilakukan secara masif.

Hasil riset menunjukkan:

  • 98,8% toko SRC sudah terdigitalisasi
  • Omzet toko meningkat hingga 42% setelah bergabung
  • Pertumbuhan omzet mencapai 27,5% pada 2023–2026

Digitalisasi dilakukan melalui:

  • Penggunaan aplikasi AYO Toko
  • Sistem pembayaran digital
  • Penataan toko modern
  • Penguatan manajemen usaha

Direktur Utama PT SRC Indonesia Sembilan Romulus Sutanto mengatakan pendampingan berkelanjutan menjadi kunci UMKM bisa berkembang lebih stabil.

“Transformasi ini membuat usaha mereka semakin relevan, lebih stabil, dan mampu berkembang mengikuti kebutuhan pasar,” ujarnya.

Toko Kelontong Kini Jadi Kanal Produk UMKM Lokal

SRC juga memperkuat peran toko kelontong sebagai penggerak ekonomi komunitas melalui program Pojok Lokal.

Lewat program ini:

  • Produk UMKM lokal dipasarkan di toko SRC
  • Omzet meningkat 128%
  • Nilai transaksi naik dari Rp5,65 triliun menjadi Rp12,9 triliun per tahun

Langkah tersebut memperluas akses pasar UMKM sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Pemerintah Soroti Peran Strategis SRC

Plt Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian Dida Gardera menilai SRC berhasil membangun model pemberdayaan UMKM yang relevan dengan kebutuhan ekonomi nasional.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Langkah SRC membantu usaha kecil naik kelas sangat tepat untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kualitas usaha,” ujarnya.

Sementara Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan menilai modernisasi retail tradisional menjadi faktor penting menjaga daya saing UMKM.

Dalam momentum HUT ke-18, SRC memperluas kerja sama strategis dengan sejumlah BUMN dan institusi keuangan.

Kolaborasi dilakukan bersama:

  • Bank Syariah Indonesia
  • BRI Insurance
  • Perum BULOG
  • Pos Indonesia
  • Telkomsel

Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses pasar, distribusi, layanan keuangan, hingga penguatan produktivitas UMKM.

Insight

Retail tradisional masih menjadi salah satu fondasi ekonomi masyarakat Indonesia. Ketika toko kelontong naik kelas, dampaknya tidak hanya dirasakan pemilik usaha, tetapi juga:

  • Membuka lapangan kerja
  • Menggerakkan ekonomi lokal
  • Memperluas distribusi produk UMKM
  • Meningkatkan literasi digital usaha kecil

Digitalisasi UMKM juga menjadi faktor penting agar usaha tradisional tetap kompetitif menghadapi perubahan pola belanja masyarakat.

Perjalanan 18 tahun SRC menunjukkan UMKM retail tradisional tetap bisa tumbuh dan bersaing jika didukung pendampingan yang tepat, digitalisasi, serta kolaborasi lintas sektor.

Dari sekadar toko kelontong, SRC kini berkembang menjadi bagian penting penggerak ekonomi rakyat yang berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional.