Selamatkan Industri Penerbangan, Inggris Ringankan Izin Terbang Bagi Masyarakat yang Sudah Vaksin Selama Libur Musim Panas
- Inggris bakal memberi keringan untuk melakukan perjalanan udara untuk masyarakat yang sudah divaksin. Rencananya penerbitan izin ini bakal diumumkan bulan...

Rizky C. Septania
Author
LONDON – Inggris bakal memberi keringan untuk melakukan perjalanan udara untuk masyarakat yang sudah divaksin. Rencananya penerbitan izin ini bakal diumumkan bulan depan.
Kabar tersebut disampaikan oleh Mentri Transportasi Inggris, Grant Shapps dalam akun Twitterya pada Jumat,26 Juni 2021.
“Berkat program vaksinasi kami yang sukses, niat kami adalah bahwa nanti di musim panas, penduduk Inggris yang divaksinasi sepenuhnya tidak perlu mengisolasi diri saat bepergian dari negara-negara dengan daftar kuning,” kata Shapps lewat kicauan Twitternya.
- Selamatkan Industri Penerbangan, Inggris Ringankan Izin Terbang Bagi Masyarakat yang Sudah Vaksin Selama Libur Musim Panas
- Produk Tembakau Alternatif Bisa Menjadi Solusi Tekan Angka Perokok
- Terkait Kasus Conservatorship, Tagar #FreeBritney Kembali Trending di Media Sosial
Langkah pemerintah Inggris memberi keringanan masyarakat untuk terbang selama libur musim panas disambut baik oleh sejumlah maskapai.
CEO British Airways, Sean Doyle mengatakan bahwa dibukanya izin terbang bagi masyarakat yang sudah divaksin sebagai bentuk keberhasilan program vaksinasi di Inggris.
“Kami tidak bisa melewatkan musim panas lagi. Ada pekerjaan yang harus dilakukan. Warga Inggris terpisah dari anggota keluarga. Keberhasilan program vaksinasi ini tidak boleh disia-siakan,” ujar Sean.
Hal serupa dilontarkan pula oleh EasyJet. Dalam sebuah pernyataan, EasyJet menyebutkan bahwa melakukan perjalanan tak akan berdampak banyak pada lonjakan kasus rawat inap.
“Ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa perjalanan ke banyak negara Eropa akan berdampak sangat kecil pada rawat inap dan mengingat kasus COVID di Eropa telah menurun,” kata CEO EasyJet Johan Lundgren.
Keputusan Pemerintah Inggris untuk memberi keringanan terbang pada masyarakat yang telah melakukan vaksin dilakukan atas dorongan sejumlah pelaku industri penerbangan.
Beberapa pekan lalu, sejumlah maskapai meminta Pemerintah Inggris untuk memberi keringanan izin akibat dorongan dari sejumlah maskapai untuk membuka jalur selama liburan berlangsung.
Pada Rabu lalu, sejumlah pilot, awak kabin, agen perjalanan dan pekerja lain dari industri wisata mengadakan protes. Dalam protesnya, mereka meminta pemerintah untuk membuka lebih banyak rute.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Reuters, permintaan tersebut dilayangkan guna menyelamatkan industri penerbangan yang tiarap akibat dampak dari pandemi.
Aksi tersebut kemudian didukung oleh sejumlah maskapai seperti British Airways, EasyJet dan TUI dengan mempertanyakan aturan perjalanan yang ditetapkan pemerintah tersebut ke pengadilan.
Daftar Negara Zona Hijau Ditambah
Selain mempermudah izin berpergian bagi masyarakat yang sudah vaksin, Inggris menambah daftar negara tujuan wisata yang masuk ke dalam zona hijau.
Ada tiga wilayah yang ditambahkan antara lain Malta, Kepulauan Balearic Spanyol, Israel, dan pulau Madeira Portugis.
Sebelumnya, tiga wilayah ini masuk ke dalam zona kuning. Alhasil, masyarakat yang baru saja tiba dari tempat tersebut harus dikarantina selama 10 hari setibanya di Inggris.
Selain menambah daftar zona hijau, Inggris rupanya juga menambah daztar negara yang tadinya kuning masuk ke zona merah.
Negara tersebut antara lain adalah Haiti, Republik Dominika, Mongolia, Tunisia dan Uganda. (RCS)
