Pasar Modal

Review Pasar Modal Sepekan: Volume Transaksi Harian Bursa Melonjak 22,41 Persen di Saat IHSG Bearish

  • Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat rata-rata volume transaksi harian selama sepekan (24 – 28 Januari 2022) melonjak 22,41% menjadi 21,705 miliar saham dari 17,731 miliar saham pada penutupan pekan lalu.
IHSG Pembukaan Perdagangan 2022 .jpg
Karyawan beraktifitas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 3 Januari 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat rata-rata volume transaksi harian selama sepekan (24 – 28 Januari 2022) melonjak 22,41% menjadi 21,705 miliar saham dari 17,731 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

Kemudian, peningkatan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian Bursa sebesar 4,75% menjadi Rp12,06 triliun dari Rp11,52 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi turut naik 2,56% menjadi 1.335.673 transaksi dari 1.302.330 transaksi di pekan lalu.

Sejumlah peningkatan tersebut terjadi di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami bearish. Indeks komposit melemah 1,20% menjadi 6.645,511 dari 6.726,373 pada pekan sebelumnya.

Sejalan dengan hal tersebut, kapitalisasi pasar BEI turun 1,09% menjadi Rp8.371,146 triliun dari Rp8.463,010 triliun pada penutupan pekan lalu. Sepanjang tahun berjalan, investor asing masih mencatatkan beli bersih (net buy) sebanyak Rp6,20 triliun.

Selama sepekan, terdapat tiga pencatatan saham perdana dan satu obligasi yang terjadi di BEI. Pencatatan pertama dilakukan oleh PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) dan resmi tercatat di Papan Pengembangan pada Selasa, 25 Januari 2022.

ASLC merupakan emiten ke-3 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. ASLC bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan sub sektor Retailing. Adapun Industri ASLC adalah Specialty Retail dengan sub industri Automotive Retail.

Keesokan harinya, Rabu, 26 Januari 2022, PT Net Visi Media Tbk (NETV) resmi tercatat di Papan Pengembangan BEI sekaligus emiten ke-4 yang listing di Bursa pada tahun ini. 

Seperti diketahui, perusahaan pengelola stasiun NET TV ini  bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan sub sektor Media & Entertainment. Adapun Industri NETV adalah Media dengan sub industri Broadcasting.

Pada hari berikutnya, Kamis, 27 Januari 2022, Obligasi Berkelanjutan I Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap I Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1,5 triliun.

Adapun hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi tersebut adalah idA (Single A). Bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.

Menutup pekan ini, Jumat, 28 Januari 2022, saham dan waran PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (BAUT) resmi tercatat di Papan Pengembangan BEI. BAUT merupakan perusahaan tercatat ke-5 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. 

Perseroan sendiri bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan sub sektor Retailing. Sementara itu, industri BAUT adalah Specialty Retail dengan sub industri Home Improvement Retail.