PLN Lakukan Akselerasi Pengadaan Digitalisasi Procurement
- PT PLN (Persero) meningkatkan proses pengadaan agar semakin efektif dan efisien. Seiring dengan program transformasi PLN, digitalisasi menjadi salah s

Adinda Purnama Rachmani
Author


JAKARTA - PT PLN (Persero) meningkatkan proses pengadaan agar semakin efektif dan efisien. Seiring dengan program transformasi PLN, digitalisasi menjadi salah satu fondasi yang sudah akan terus dikembangkan oleh PLN.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pahal Nugraha Mansury mengapresiasi upaya PLN untuk mengimpementasikan digital procurement. Menurutnya digital procurement di PLN merupakan bagian dari delivery unit intiative yang dimonitor oleh Kementerian BUMN secara langsung.
"Tentunya upaya ini untuk terus meningkatkan sistem supply chain yang semakin terintegrasi dan efisien. Sehingga barang maupun jasa yang diperlukan sebagai bagian dari penyediaan listrik dapat tersedia tepat waktu, tepat kualitas dan memiliki efisiensi yang tinggi," ucap Pahala Nugraha, saat memberikan sambutan pada acara 'Go Live and Roll Out DIGIPROC New Capabilities', Kamis, 20 Januari 2022.
- WIKA Habiskan Dana Right Issue Senilai Rp6,1 Triliun, Berikut Rinciannya
- Utang Luar Negeri Indonesia November 2021 Turun Jadi Rp5.966 Triliun
- Sebagian Pembangunan Gedung Kampus UIII Depok Sudah Rampung 100 Persen
Pahala menilai dengan total jumlah pengeluaran pengadaan di PLN lebi dari Rp200 triliun pada 2021. Dengan jenis yang beragam dan wilayah yang tersebar digital procurement menjadi solusi yang tepat dalam proses pengadaan yang efektif dan efisien.
Dengan mengimplementasikan smart procurement dan digital procurement untuk area lainnya di masa mendatang. Tentunya pengembangan dapat disertai dengan fitur fungsional, agar semakin lama dapat memberikan manfaat.
"Sehingga betul-betul memastikan bahwa keseluruhan supply chain di PLN akan semakin efisien lagi ke depannya,"tutup Pahala.

Rizky C. Septania
Editor
