Energi

Pacu Kinerja Akhir Tahun, SUNI Raih Laba Bersih 102,1 Persen 2023

  • PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mencatatkan kinerja laba bersih sebesar 102,1 persen secara tahunan (Year on Year) menjadi Rp100,9 miliar sepanjang kuartal IV-2023.
IMG_20240401_161949.jpg

JAKARTA - PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mencatatkan kinerja laba bersih sebesar 102,1 persen secara tahunan (Year on Year)  menjadi Rp100,9 miliar sepanjang kuartal IV-2023.

Direktur Utama PT Sunindo Pratama Tbk, Willy Johan Chandra menyatakan, capaian laba bersih tersebut mencapai 112.3% target Perseroan tahun 2023.

"Pertumbuhan laba bersih ini ditopang oleh kenaikan pendapatan usaha yang meningkat sebesar 72% YoY pada kuartal IV-2023 sehingga Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan usaha hingga akhir tahun 2023 sebesar Rp762,4 miliar, atau tumbuh sebesar 41,1% YoY,"katanya pada Senin, 1 April 2024.

Lebih lanjut, pertumbuhan pendapatan usaha ini ditopang oleh segmen penjualan yang meningkat tajam pada kuartal IV-2023  sebesar 84,5% YoY. Hingga akhir tahun 2023, Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha dari segmen penjualan sebesar Rp759,1 miliar atau meningkat 46,7% YoY.

Perseroan juga meningkatkan ekuitas sebesar 54,5% YoY menjadi Rp588,3 miliar dan menjaga rasio-rasio keuangan berdasarkan ketentuan kredit. Salah satunya, Perseroan menjaga rasio utang terhadap modal atau Debt to Equity Ratio (DER) pada level 0,3 kali atau jauh berada di bawah ketentuan kredit yaitu maksimal 2,5 kali.

Total liabilitas juga meningkat sebesar 32,9% YoY disebabkan oleh peningkatan utang finansial menjadi Rp73,4 miliar dibandingkan utang tahun lalu sebesar Rp6,2 miliar untuk kredit investasi dan modal kerja Perseroan.

Dari sisi arus kas SUNI mencatatkan, sebesar Rp84,5 miliar, atau meningkat sebesar 166,4% YoY. Arus kas dari aktivitas pendanaan meningkat signifikan sebesar 57,9 kali lipat hingga akhir tahun 2023 menjadi Rp174,1 miliar, sebagian besar berasal dari IPO yang dilakukan Perseroan.

Arus kas dari aktivitas investasi juga meningkat sebesar 26,7 kali lipat menjadi Rp121,3 miliar disebabkan oleh akuisisi strategic asset PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM) di Batam yang merupakan aset vital bagi SUNI dalam memproduksi seamless pipes (OCTG)

tubing secara in-house dan menjamin ketersediaan produk Perseroan. Selain meningkatkan kepemilikan di RTM, SUNI juga akan meningkatkan kapasitas produksi 2 kali lipat dengan pembangunan plant 2 RTM di Batam pada tahun 2024.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Corporate Secretary PT Sunindo Pratama Tbk, Freddy Soejandy juga menambahkan strategi jangka panjang SUNI ke depan tentunya membutuhkan dana yang besar.

Perseroan juga telah menyediakan capital expenditure (capex) sebesar Rp432 miliar untuk membangun plant 2 pada tahun 2024 dan telah menambah setoran modal ke RTM sebesar Rp152,8 miliar untuk menjamin ketersediaan produksi OCTG tubing in house ke depannya.

Tags: Laba