MONSTA X, EXO hingga BTS Kembali Guncang Panggung K-Pop
- MONSTA X, EXO hingga BTS kini bangkit lagi dengan momentum yang dahsyat, membuat para penerus dari generasi keempat dan kelima harus siaga penuh.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Para raja K-pop telah kembali. Boy group generasi ketiga yang dulu meletakkan fondasi global bagi genre ini kini bangkit lagi dengan momentum yang dahsyat, membuat para penerus dari generasi keempat dan kelima harus siaga penuh.
Gelombang kebangkitan ini dimulai oleh MONSTA X pada September lalu. Dengan seluruh anggota, kecuali sang member termuda, I.M, yang baru saja menjalani wajib militer, telah menyelesaikan masa dinas, mereka merilis album penuh pertama sebagai formasi lengkap berjudul The X. Eksistensi mereka tetap solid, terbukti dengan keberhasilan menembus berbagai tangga lagu global, termasuk Billboard 200.
Tak berhenti di situ, MONSTA X melanjutkannya dengan tur di Amerika Serikat lewat ajang iHeartRadio Jingle Ball 2025, festival penutup tahun terbesar di AS, yang digelar di empat kota besar dan dibuka di Madison Square Garden pada Desember lalu. Tur dunia mereka, The X: NEXUS, yang dimulai bulan lalu, juga berjalan mulus dan mendapat sambutan positif.
EXO pun menyusul dengan merilis album REVERXE bulan lalu. Usai tampil meledak-ledak di panggung MMA 2025, grup ini mencatatkan grand slam dengan meraih lima kemenangan di program musik lewat lagu utama album tersebut, Crown.
EXO juga tengah bersiap menggelar tur solo pertamanya dalam enam tahun, EXO PLANET #6 – EXORIZON, yang akan berlangsung di KSPO Dome pada April mendatang.
Namun, gelombang kejutan terbesar masih akan datang. BTS dijadwalkan comeback pada 20 Maret 2026 dengan album studio kelima mereka, Arirang, yang menjadi rilisan pertama dalam hampir empat tahun sejak album antologi.
Dilansir dari The Korea Herald, dalam waktu sepekan, jumlah pre-order album ini melampaui 4 juta kopi, sementara presave di Spotify menembus angka 3 juta.
Didorong oleh antusiasme luar biasa tersebut, BTS juga telah mengonfirmasi tur dunia raksasa dengan total 82 konser di 34 kota di Amerika Utara, Eropa, dan Asia, menjadikannya tur terbesar yang pernah dilakukan oleh grup K-pop.
Benturan Antargenerasi: Mampukah Generasi Baru Mempertahankan Posisinya?

Semua mata tertuju pada perubahan lanskap fandom seiring kembalinya generasi ketiga. Menunjukkan kekuatan yang melampaui masa hiatus mereka, para raksasa yang kembali ini dengan cepat menyatukan kembali fandom-fandom yang tersebar. Saat generasi ketiga merebut kembali wilayahnya, ketegangan meningkat di antara generasi keempat dan kelima.
Selama masa absen para senior, grup-grup seperti Stray Kids, ATEEZ, ENHYPEN, dan TXT memanfaatkan kesempatan untuk berekspansi secara global, meraih penghargaan-penghargaan besar. Grup-grup generasi kelima seperti RIIZE, TWS, dan ZEROBASEONE juga mendapatkan pijakan mereka selama kekosongan ini.
Namun, variabel kritis yang dikenal sebagai “re-migrasi” menjadi sangat penting. Banyak penggemar yang sempat beralih ke grup-grup baru sejatinya merupakan loyalis generasi ketiga yang menjauh sementara selama masa wajib militer, dan kini kembali ke rumah.
Kecemasan sangat terasa bagi grup-grup generasi keempat yang menghadapi ancaman ganda dari para raja yang kembali dan tenggat waktu wajib militer mereka sendiri yang semakin dekat.
Para pelaku industri menggambarkan situasi ini sebagai sebuah “tarik-menarik” kesetiaan penggemar.
“Ketika penggemar berbondong-bondong kembali ke grup seperti BTS, grup generasi keempat dan kelima harus berjuang keras agar tidak ditinggalkan secara massal,” kata seorang pejabat industri.
Dengan kembalinya BTS yang dijadwalkan pada Maret, perhatian industri kini tertuju pada siapa yang akan meraih kemenangan di medan pertempuran K-pop tahun 2026.

Distika Safara Setianda
Editor
