Tren Pasar

Menanti Rilis Rapor GOTO: Target EBITDA Positif di Depan Mata?

  • GOTO rilis laporan audit 2025 hari ini. Analis prediksi EBITDA positif dan kinerja solid. Simak target harga saham dari Macquarie Rp90 dan Mandiri Sekuritas Rp100.
Gojek Doa Bersama - Panji 1.jpg
Ribuan mitra driver Gojek bersama jajaran manajemen GoTo, tokoh agama dan aparat terkait menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad sekaligus doa bersama di Masjid Altief Jakarta Selatan. Dengan tema “Meneladani Nabi untuk Merawat Persatuan dan Perdamaian Bangsa”, acara diawali musik hadroh dan pembacaan ayat Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama dipimpin Ustadz Habib Ja’far. Jumat 6 September 2025. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia)

JAKARTA, TRENASIA.ID - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dijadwalkan merilis laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 yang telah diaudit pada Rabu 11 Maret 2026 ini. Publikasi tahunan tersebut menjadi momentum krusial yang paling dinantikan oleh para investor pasar modal.

Laporan tahunan 2025 diharapkan memberikan gambaran komprehensif terhadap kinerja operasional perseroan, terutama dari sisi pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas. Sejumlah analis memprediksi emiten teknologi ini sukses mencatatkan kinerja positif secara keseluruhan seiring dengan tren perbaikan efisiensi yang konsisten.

Dari lantai bursa pada pembukaan perdagangan Rabu 11 Maret 2026, saham GOTO terpantau dibuka menguat 3,64% ke level Rp57 per saham. Pergerakan positif tersebut mencerminkan tingginya ekspektasi pasar menjelang rilis resmi laporan keuangan audit tahun buku 2025 hari ini.

Optimisme pasar berlandaskan pada kinerja sembilan bulan pertama tahun lalu yang menunjukkan perbaikan fundamental signifikan dibandingkan periode 2024. GOTO tercatat membukukan EBITDA Grup yang disesuaikan sebesar Rp1,33 triliun, mendekati target tahunan perusahaan pada kisaran Rp1,8 triliun hingga Rp1,9 triliun.

Mengacu data historis tersebut sejumlah analis meyakini performa kuat tersebut merupakan indikasi bahwa target optimistis tahun 2025 sangat mungkin tercapai. Dengan tren pertumbuhan pendapatan dan efisiensi belanja modal pada kuartal terakhir, kinerja bottom-line perusahaan teknologi ini diperkirakan akan terlihat semakin solid dan sehat.

Analis OCBC Sekuritas, Gani, mengungkapkan bahwa capaian positif tersebut didorong oleh eksekusi strategi operasional yang semakin disiplin. Menurutnya, fokus perusahaan pada peningkatan monetisasi layanan melalui inovasi produk pada ekosistem layanan on-demand dan teknologi finansial menjadi faktor penentu utama.

Strategi monetisasi yang disiplin serta inovasi di segmen ODS memberikan dampak positif bagi profitabilitas grup. "Kami melihat langkah-langkah tersebut menjadi kunci bagi GoTo dalam mencapai target adjusted EBITDA Grup tahun 2025," ujar Gani dalam keterangannya dikutip Rabu, 11 Maret 2026. 

Gani juga menyoroti keberhasilan GOTO dalam mencatatkan arus kas bebas (free cash flow) yang disesuaikan positif pada kuartal ketiga tahun lalu. Capaian tersebut dianggap sebagai tonggak sejarah penting dalam perjalanan panjang raksasa teknologi tanah air ini menuju profitabilitas berkelanjutan.

Kemampuan menghasilkan arus kas secara mandiri dari aktivitas operasional mencerminkan efisiensi belanja modal yang sangat baik. "Ini menjadi milestone yang signifikan karena menunjukkan perusahaan mulai mampu menghasilkan arus kas secara mandiri," tambah Gani mengapresiasi efisiensi operasional perusahaan tersebut.

Menjelang rilis laporan keuangan, sejumlah rumah riset ternama turut memberikan pandangan positif terhadap prospek saham GOTO. Pada akhir Februari, Macquarie mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan menetapkan target harga cukup optimistis berada pada level Rp90 per lembar saham.

Optimisme serupa datang dari Mandiri Sekuritas yang tetap mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp100 per saham. Rekomendasi ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap keberlanjutan perbaikan fundamental perusahaan di tengah dinamika kompetisi industri teknologi yang semakin ketat hari ini.

Rencana publikasi audit ini diyakini menjadi katalis utama pergerakan harga saham perseroan dalam jangka pendek. Kehadiran data kinerja yang solid diharapkan sanggup membuka jalan lebar bagi penguatan fundamental keuangan perusahaan secara signifikan dan berkelanjutan di masa yang mendatang.