Laris Manis Film Indonesia di Negara Sendiri Bawa Manoj Punjabi Masuk Daftar Orang Terkaya Indonesia
- Bos perusahaan film Indonesia Manoj Punjabi masuk sebagai salah satu dari daftar 50 orang terkaya di Indonesia

Rizky C. Septania
Author


Keluarga Manoj Punjabi. / Facebook @MDPicturesIndonesia
(Istimewa)JAKARTA- Bos perusahaan film Indonesia Manoj Punjabi masuk sebagai salah satu dari daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2022. Tahun ini, kekayaan Manoj tercatat mencapai US$1,05 miliar atau setara Rp16.432 Triliun (Asumsi kurs Rp15.500 per dolar AS).
Kekayaan bos MD Pictures itu berasal dari nilai sahamnya atas FILM yang meroket hingga empat kali lipat tahun ini lantaran masyarakat mulai berduyun-duyun datang ke bioskop pasca pandemi. Hal tersebut tentunya membawa pria berdarah India ini berada di posisi ke-43 sebagai orang terkaya di Indonesia.
Manoj diketahui tercatat sebagai pemegang saham mayoritas di perusahaan besutannya, MD Pictures (FILM) melalui perusahaan induknya, MD Global Investment. Perusahaan ini mulai melantai di bursa Indonesia pada 2018 lalu.
Tahun ini, sejumlah film besutan FILM laris manis di bioskop tanah air, terutama bergenre horor. Inilah yang kemudian membawa performa perusahaan milik Manoj semakin melejit.
Pada Pada kuartal III 2022, MD Pictures membukukan pendapatan lebih dari dua kali lipat menjadi US$24 juta atau setara Rp382 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan laporan keuangan, penjualan film perusahaan menyumbang 75 persen terhadap pendapatan selama sembilan bulan pertama tahun ini. Angkanya naik 9.000 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada Oktober, penggemar film produksi MD Pictures tercatat mencapai 15 juta penonton dan diperkirakan tembus 18 juta pada akhir tahun ini.
Salah satu film hitsnya, yakni KKN di Desa Penari, menjadi film terlaris sepanjang masa di industri film Indonesia dan berhasil menarik 9,2 juta penonton dengan penerimaan US$25 juta atau kisaran Rp1,4 triliun.
Kedepannya Ia berharap, pendapatan perusahaan mencapai Rp500 miliar hingga penghujung tahun nanti.
"Untuk perusahaan content house, itu bagus dan bisa terus berkembang dengan rencana ekspansi," kata Manoj seperti dikutip TrenAsia.com dari Forbes Jumat, 16 Desember 2022.
Saat ini, kapitalisasi pasar perusahaan besutan Punjabi itu diperkirakan mencapai Rp23,3 triliun pada pertengahan November 2022.

Fakhri Rezy
Editor
