Lagi Viral di TikTok, Apa Itu Narsistik Personality Disorder dan Kaitannya dengan Keuangan
- JAKARTA- Belakangan ini, Istilah Narsistik personality disorder atau Gangguan kepribadian narsistik (NPD) kerap menjadi bahasin di TikTok. Dalam sejumlah

Rizky C. Septania
Author
JAKARTA - Belakangan ini, Istilah narsistik personality disorder atau gangguan kepribadian narsistik (NPD) kerap menjadi bahasin di TikTok. Dalam sejumlah video, pengidap NPD diidentifikasi sebagai sosok yang red flag alias suka mengambil keuntungan atas orang lain.
Mereka digambarkan suka memanipulasi orang lain untuk keuntungan diri mereka sendiri. Cara manipulasinya pun tak main-main. Pengidap NPD biasanya akan cenderung menyerang kelamahan korbannya secara psikis dan membuatnya tak bisa lepas.
Pun halnya soal mengatur keuangan, pengidap NPD seringkali berbeda pandangan. Mereka digambarkan lebih mementingkan kebutuhan sekunder dan tersier dibanding primer. Terlebih ketika berumah tangga, pengidap NPD akan cenderung menjadi beban untuk keluarganya.
Setelah melihat gambaran tersebut, lantas, apakah NPD itu secara medis dan bagaimana korelasinya dengan cara mengatur keuangan?
Mengutip laman Mayo Clinic, Senin, 8 Mei 2023, NPD adalah kondisi kesehatan mental di mana orang memiliki rasa kepentingan diri sendiri yang terlalu tinggi.
- Alan Walker Siap Hentak Jakarta di Formula E Juni 2023
- Ditutup Dua Hari Lagi, Ini Posisi yang Dibuka Bank Indonesia di Rekrutmen Jalur Pro Hire
- Cadangan Devisa Indonesia Menurun, Nilai Kurs Rupiah Ditutup Melemah
Pada pengidap NPD biasanya membutuhkan dan mencari terlalu banyak perhatian dan ingin orang mengagumi mereka. Orang dengan gangguan ini mungkin tidak memiliki kemampuan untuk memahami atau peduli dengan perasaan orang lain.
Meski begitu, balik topeng kepercayaan diri yang ekstrim ini, mereka tidak yakin dengan harga diri mereka dan mudah kecewa dengan kritik sekecil apa pun.
Mengidap NPD menyebabkan masalah di banyak bidang kehidupan, seperti hubungan, pekerjaan, sekolah, atau masalah keuangan. Orang dengan gangguan kepribadian narsistik umumnya tidak bahagia dan kecewa ketika mereka tidak diberi bantuan atau kekaguman khusus yang mereka yakini pantas mereka dapatkan.
Para pengidap NPD tentunya akan menemukan hubungan mereka bermasalah dan tidak memuaskan, dan orang lain mungkin tidak senang berada di dekat mereka.
NPD lebih memengaruhi laki-laki daripada perempuan. Gejalanya dan sering terlihat saat mulai remaja atau awal masa dewasa.
Dalam pertumbuhannya, beberapa anak mungkin menunjukkan ciri-ciri narsisme. Namun, seiring dengan perkembangan, itu tidak berarti mereka akan mengidap NPD saat dewasa.
Masalah dalam Mengatur Keuangan
Keterkaitan antara NPD dengan kesulitan mengatur keuangan rupanya memanglah sedikit bersinggungan. Dalam sebuah jurnal yang diterbitkan ileh Universitas Sebeleas Maret, sesorang yang memiliki kepedulian untuk mengesankan orang lain dan menjadi pusat perhatian orang disekitarnya.
- 5 Alasan Mengapa Anda Merasa Bersalah Saat Istirahat dan Bersantai
- Kamboja Gratiskan Semua Tiket Pertandingan SEA Games 2023
- Volvo Ancang-ancang PHK Ribuan Karyawan Secara Global
Pengidap NPD akan merasa bangga kala perhatian merujuk pada dirinya. KArenanya, tak heran jika para pengidap NPD ini akan cenderung berusaha berpenampilan lebih dari orang lain.
Lantaran paham tersebut, inlah yang kemudian menjadikan pengidap NPD cenderung memiliki perilaku konsumtif.Ia memandang kesusksesan dirinya dari barang yang mereka miliki. Mereka memilih sesutu bukan karena kebutuhan, tapi lantaran keiinginan.
Inilah yang kemudian menyebabkan pengidap NPD akan cenderung tak dapat mengatur keuangan. Terburuknya, para pengidap NPD akan mencari orang lain untuk dimanfaatkan dalam memenuhi hasrat mereka agar diperhatikan.

Drean Muhyil Ihsan
Editor
