Lagi, Bank Syariah Indonesia Raih 2 Penghargaan Internasional
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali meraih dua penghargaan dalam ajang 7th Islamic Retail Banking Awards (IRBA) 2021 yang digelar baru-baru ini.

Daniel Deha
Author


JAKARTA -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dinobatkan sebagai salah satu bank terbaik dalam ajang 7th Islamic Retail Banking Awards (IRBA) 2021.
Ada dua penghargaan yang diperoleh BSI dalam ajang ini yakni The Strongest Islamic Retail Bank in Indonesia 2021 dan The Strongest Islamic Retail Bank in Asia Pacific 2021.
"Dalam prosesi pemberian penghargaan yang dilakukan langsung oleh Chairman Cambridge IFA Profesor Humayon Dar, BSI diwakili oleh Kepala Kantor Perwakilan BSI di Dubai," bunyi peryataan pers Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kamis, 23 Desember 2021.
- Pertamina Pastikan Progres Proyek Kilang Balongan Capai 64,75 Persen
- Jelang Natal, Kendaraan Kabur dari Jabodetabek Lewat Tol Membeludak
- Inilah 7 Tokoh Idol K-Pop Paling Banyak Dicari di Google Sepanjang tahun 2021
Prestasi ini menambah daftar penghargaan yang berhasil ditorehkan bank Islam terbesar di Tanah Air ini. Awal bulan ini, BSI yang dibentuk pada 1 Februari 2021 mendapatkan 3 penghargaan. Yang pertama adalah INDONESIA MOST TRUSTED COMPANIES dalam acara Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2021 yang mengambil tema Membangun Ketahanan Perusahaan Dalam Kerangka GCG. Penghargaan itu diberikan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).
BSI juga menyabet dua penghargaan sebagai Bank Syariah Terbaik dan Bank Syariah Inovasi Digital Terbaik Kelompok Bank Buku 3 dalam acara Anugerah Syariah Republika 2021 dengan tema “Ekonomi Syariah Memacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional”.
Belum lama ini, BSI juga dinobatkan sebagai Bank Syariah Pendukung Pengendalian Moneter Terbaik pada Bank Indonesia Award.
Tidak hanya itu, bank dengan aset mencapai Rp251 triliun ini sebelumnya juga mendapatkan penghargaan pada Global Islamic Finance Awards (GIFA) Leadership Awards 2021, yang diselenggarakan Edbiz Corporation secara daring dari London, Inggris. BSI dinobatkan sebagai GIFA Market Leadership Award 2021.
GIFA Market Leadership Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemimpin pasar atas peran strategis mereka dalam pertumbuhan industri keuangan Islam.
Saat ini, BSI memiliki dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp219 triliun. Dari DPK tersebut, tabungan BSI menempati urutan kelima terbesar yaitu Rp91,43 triliun.
Sementara penyaluran kredit atau pembiayaan BSI mencapai Rp163 triliun dan menempati peringkat ketujuh terbesar di perbankan dalam negeri. Dari sisi laba, peringkat BSI adalah keenam terbesar dengan nilai Rp2,3 triliun pada kuartal ketiga tahun 2021.
Sebagai bank syariah terbesar di Tanah Air, BSI terus mendorong pertumbuhan pembiayaan kepada UMKM sehingga komposisinya hingga September 2021 mencapai 22,93%. Dengan sinergi yang baik dari berbagai segmen tersebut BSI mampu meningkatkan aset menjadi Rp251,05 triliun atau naik sekitar 10,15% year on year (yoy) dari Rp227,92 triliun tahun lalu.
BSI juga telah meluncurkan inovasi digital untuk menghadirkan kemudahan layanan keuangan bagi nasabah dan masyarakat, termasuk membuka rekening secara online (digital onboarding) melalui fitur Know Your Customer-Biometric di aplikasi BSI Mobile.
Dengan fitur ini, calon nasabah BSI dapat membuka rekening tabungan dengan durasi kurang dari lima menit, tentunya lebih cepat, mudah dan mulus.
BSI juga berkomitmen untuk menghadirkan fitur-fitur baru lainnya di aplikasi BSI Mobile, seperti Mitraguna Online. Melalui BSI Mobile, nasabah bisa menabung emas, gadai emas, membayar ZISWAF dan membeli hewan kurban.
Sehingga dengan produk keuangan syariah di dunia digital, persaingan utama BSI bukan hanya di Indonesia, namun secara global.
Yang tidak kalah menarik juga adalah bahwa BSI menjadi bank pertama dari Indonesia yang akan memiliki kantor perwakilan di Timur Tengah yaitu di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) sebagai salah satu pusat keuangan syariah terbesar dunia.
"Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, ingin menjadi salah satu pemain utama dalam mendorong dan menumbuhkan ekonomi syariah Indonesia sehingga Indonesia sendiri dapat menjadi tokoh utama dalam perekonomian syariah global. Visi kami adalah menjadi sepuluh besar bank syariah global berdasarkan kapitalisasi pasar pada 2025," ujar Direktur Utama BSI Hery Gunardi belum lama ini dikutip dari pernyataan resmi.

Rizky C. Septania
Editor
