Nasional & Internasional

Laba Bersih Citibank Indonesia Anjlok 40,86 Persen Jadi Rp596,12 Miliar pada Kuartal I-2021

  • Citibank N.A (Citi Indonesia) mengantongi laba bersih sebesar Rp596,12 miliar pada kuartal I-2021.

JAKARTA – Citibank N.A (Citi Indonesia) mengantongi laba bersih sebesar Rp596,12 miliar pada kuartal I-2021. Laba tersebut tergerus 40,86% dari periode yang sama tahun lalu yakni Rp1,01 triliun. 

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi menjelaskan, perusahaan mengalami penurunan pendapatan bunga bersih sebanyak 16% dari Rp 1,05 triliun menjadi Rp 886 miliar. 

“Fee based income juga turun 26,1 persen dari Rp 573,7 miliar menjadi Rp 423,8 miliar,” katanya dalam siaran pers, Kamis 20 Mei 2021.

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, penyaluran kredit tumbuh tipis 0,1% menjadi Rp39,83 triliun dibandingkan dengan posisi akhir 2020. Sementara, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 5,2% dari akhir tahun lalu sebesar Rp 59,3 triliun menjadi Rp 62,4 triliun. 

Adapun, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) Citibank Indonesia gross mengalami penurunan dari 2,34% kuartal I 2020 menjadi 1,44%. Sedangkan, NPL net naik dari 0,23% menjadi 0,4%

Hingga kuartal I-2021, aset Citibank Indonesia naik 3,6% dari Rp84,48 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp87,57 triliun.

Batara juga memastikan perusahaan berkomitmen untuk menjaga tingkat likuiditas dan kecukupan modal. Tercatat, return on equity (ROE) dam return on assets (ROA) masing-masing sebesar 14,1% dan 3,5%.

Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) per Maret 2021 mencapai 28,7% atau tumbuh 26,3% dari periode yang sama tahun lalu.(RCS)