Korporasi

Ini Strategi Astra Internasional (ASII) dalam Menerapkan ESG

  • Astra Internasional (ASII) menjadi salah satu holding multisektor yang menerapkan konsep Environmental Social Governace (ESG) dalam menjalankan usahanya.
<p>Menara Astra milik PT Astra Internasional Tbk. / Astra.co.id</p>

Menara Astra milik PT Astra Internasional Tbk. / Astra.co.id

(Istimewa)

JAKARTA - PT Astra Internasional Tbk (ASII) menjadi salah satu holding multisektor yang menerapkan konsep Environmental, Social and Governace (ESG) dalam menjalankan usahanya.

Berdasarkan catatan laporan keberlanjutan 2021, Astra Internasional memiliki cita-cita untuk sejahtera bersama bangsa. Guna mewujudkan cita-cita tersebut, Astra Internasional telah menerapkan ESG sejak tahun 2007 atau sudah berjalan selama 15 tahun.

Dalam mengelola keberlanjutan usaha, Astra menjalankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sebagai panduan pada saat pengambilan keputusan, pelaksanaan strategi, dan evaluasi pencapaian bisnis.

Adapun strategi yang digunakan perusahaan untuk menerapkan ESG adalah Triple-P Roadmap. Strategi ini menitikberatkan pada roadmap portfolio, people, dan public contribution. 

Untuk portfolio roadmap, Astra berfokus untuk terus mendorong upaya pengembangan dan diversifikasi portofolio bisnis. Tujuannya, untuk menghasilkan profitabilitas yang sehat dan kuat,baik saat ini dan pada masa depan.

Implementasi pada poin ini dilakukan dengan menyajikan kinerja keuangan yang solid, Menyelaraskan bisnin dan Investasi guna mendukung pembangunan nasional, serta melakukan investasi di bidang green and new economy.

Sedangkan dari aspek manajemen lingkungan yang terkait dengan aktivitas operasional perseoran, Astra memastikan pengendalian dan mitigasi dari dampak lingkungan dari operasional dan bisnis dikelola dengan efektif, efisien, dan konsisten di seluruh lini bisnis.

Oleh sebab itu, Astra Internasional dipandu oleh Astra Green Company (AGC) sebagai sistem manajemen Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (LK3) untuk memantau berbagai persyaratan pengelolaan LK3.

Hal itu dilakukan menggunakan kriteria penilaian green strategy, green process, green product, green employee, pencapaian critical points, dan kepatuhan pada seluruh peraturan yang berlaku.

Kemudian ada people roadmap lebih berfokus pada tujuan utama Astra untuk menjadi top employer of choice yang tidak hanya mampu memberikan pengalaman kerja terbaik. Tapi juga pengalaman hidup yang berharga untuk setiap karyawannya.

Untuk itu, Astra secara konsisten menjalankan program-program pengembangan SDM. Program tersebut meliputi pengembangan, baik hard skill, soft skill, dan leadership. Tak lupa, Astra juga juga memastikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) karyawan.

Di samping itu, dalam menjalin hubungan dengan setiap karyawan, Astra disebut mengedepankan rasa hormat, dan menjunjung tinggi keragaman, serta Hak Asasi Manusia.

Untuk menegakkan poin strategi kedua, Astra melakukannya dengan memelihara budaya inovasi, mengadakan pelatihan untuk mempersiapkan pemimpin masa depan, serta mempercepat kemajuan organisasi.

Terakhir, untuk public contribution roadmap, Astra berfokus pada kontribusi terhadap social progress. Sejumlah program-program unggulan berbasis sosial kemasyarakatan terus dijalankan Astra Internasional.

Program ini tentunya dijakankan dengan standar sosial responsibility, yakni ISO26000 yang berhubungan dengan panduan internasional dan tanggung jawab program.

Tambahan lainnya, Astra secara aktif melakukan investasi pada ekonomi hijau dengan memasang solar panel berdaya 2,4 MWp dan pembangkit listrik tenaga mini hidro dengan kapasitas daya 0,5 MW di lingkungan bisnisnya.

Astra juga telah menjual 5.542 unit mobil listrik dan hybird sejak tahun 2009. Selain itu, ASII tercatat menggelontorkan investasi sebesar US$40 juta dolar untuk bisnis digital seperti sayur box, Halodoc, dan GoTo.

Astra pun terus memperhatikan program-program sosial kemasyarakatan yang bersifat longterm sustainability dan program quality.

Tak lupa, perseroan juga turut memastikan dampak positif dari program yang diusung dapat mendorong kemajuan masyarakat dan berkontribusi terhadap pencapaian SDGs terutama di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Pada 2021, public contribution dilakukan dengan memberi donasi hingga lebih dari Rp200 miliar untuk menangani COVID-19. Tak hanya itu, Astra juga turut memberdayakan masyarakat lokal dengan membuat program Desa Sejahtera.

Astra Internasional juga memberi apresiasi kepada deretan anak bangsa  yang memberi kontribusi positif bagi masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan dan teknologi.