IHSG Uji Resistance, Henan Putihrai Pilih Saham BRPT dan INCO
- Analis Henan Putihrai Sekuritas Mayang Anggita menyampaikan bahwa IHSG telah memasuki area resistance pada kumpulan rasio Fibonacci sampai dengan titik all time high 6.693

Drean Muhyil Ihsan
Author
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang bullish menguji level resistance pada perdagangan Kamis, 21 Oktober 2021. Berbagai indikator mengonfirmasi adanya potensi penguatan pada periode kali ini.
Analis Henan Putihrai Sekuritas Mayang Anggita menyampaikan bahwa IHSG telah memasuki area resistance pada kumpulan rasio Fibonacci sampai dengan titik all time high 6.693 sekaligus target dari channel merah pada rentang 6.667 - 6.714.
Menurutnya, area ini merupakan resistance penting yang harus dihadapi, sebelum sampai pada target selanjutnya yaitu pada FR1.61 di sekitar 6.790 - 6.800. Namun, kata Mayang, para investor perlu waspada seiring indikator volume yang nampak cenderung melemah selama sepekan perdagangan terakhir.
- Rawan Intervensi, Awasi Dana Hibah Asing
- Cermati Rekomendasi Saham MNC AM di Tengah Merosotnya Harga Batu Bara
- Subholding Gas Pertamina Gandeng PT Badak NGL Perkuat Bisnis LNG Melalui Pemanfaatan Hub Terminal LNG Bontang
"Pun jika IHSG memilih melemah, diharapkan mampu bertahan di atas titik previous high sampai dengan MA10 di 6.537 hingga 6.505," papar Mayang melalui riset hariannya, Kamis, 21 Oktober 2021.
Sebelumnya, Bursa Amerika Serikat ditutup menguat pada Rabu, 20 Oktober 2021 sejalan dengan hasil laporan keuangan perusahaan-perusahaan di kuartal III-2021 yang baik. Saham sektor kesehatan sukses mendorong indeks.
"Perusahaan-perusahaan memiliki hasil kuartal tiga yang baik akibat telah berhasil mengatasi masalah rantai pasokan dengan menaikkan harga jual produk," imbuhnya.
Senada, Bursa Eropa juga ditutup positif setelah beberapa perusahaan mengeluarkan laporan keuangannya. Di sisi lain, bursa-bursa Asia ditutup beragam sejalan dengan China yang memutuskan untuk menjaga benchmark lending rate tetap.
Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0,04% menuju level 6,656.0 pada akhir sesi perdagangan Selasa, 19 Oktober 2021 didorong oleh kenaikan pada sektor teknologi serta energi. Penutupan perdagangan saat itu diikuti aksi beli bersih (net buy) investor asing sebesar Rp654,1 miliar.
Rekomendasi Saham
BRPT: Buy
Entry level: 980-960;
Target: 1025/1060-1080/1120-1145;
Stoploss: 950
INCO: Speculative Buy
Entry level: 5050-4970;
Target: 5225 -5325/5550-5600;
Stoploss : 4920

Laila Ramdhini
Editor
