IHSG Konsolidasi, Pilih Saham ACES, CPIN, EXCL, dan PGEO
- IHSG berpeluang konsolidasi. Ciptadana merekomendasikan ACES, CPIN, EXCL, dan PGEO untuk trading jangka pendek pada 6 Februari 2026.

Ananda Astri Dianka
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan empat saham sebagai pilihan trading jangka pendek pada Kamis, 6 Februari 2026. Saham tersebut yakni PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).
Dalam riset terbarunya, Ciptadana menilai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang bergerak konsolidatif setelah mengalami koreksi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuka peluang bagi investor untuk memanfaatkan pergerakan jangka pendek pada saham-saham tertentu.
Pada perdagangan Rabu, 5 Februari 2026, IHSG ditutup melemah 43 poin atau 0,53% ke level 8.104. Sepanjang sesi, indeks bergerak terbatas di kisaran 8.103 hingga 8.214. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti TLKM, GOTO, dan AMMN menjadi penekan utama pergerakan indeks.
Meski terkoreksi, Ciptadana menilai kondisi pasar masih relatif sehat. IHSG masih bertahan di atas level penopang utama dan tren jangka menengah tetap mengarah naik. Saat ini, indeks cenderung bergerak mendatar di rentang 8.100–8.300 sebagai fase konsolidasi sebelum menentukan arah selanjutnya.
ACES
Saham ACES naik 2,01% dan ditutup di level Rp406 pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan adanya pantulan harga setelah fase pelemahan. Namun, secara tren jangka menengah, pergerakan ACES masih cenderung menurun.
Ciptadana merekomendasikan beli spekulatif di area Rp406 dengan batas kerugian di Rp396 dan target keuntungan di sekitar Rp418. Selama belum mampu menembus area Rp422–Rp464, penguatan ACES masih dinilai sebagai pantulan jangka pendek.
CPIN
CPIN menguat 1,57% ke level Rp4.520. Saham ini mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sebelumnya turun hingga area Rp4.100 yang kini menjadi penopang kuat.
Meski masih berada dalam tren turun jangka menengah, peningkatan volume transaksi membuka peluang trading jangka pendek. Rekomendasi beli spekulatif berada di Rp4.520, dengan batas rugi Rp4.420 dan target Rp4.640.
EXCL
Saham EXCL terkoreksi cukup tajam sebesar 5,81% dan ditutup di level Rp2.920. Penurunan ini dinilai sebagai koreksi jangka pendek setelah reli sebelumnya.
Indikator teknikal menunjukkan saham ini mulai mendekati area jenuh jual. Area Rp2.710 menjadi level penting yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang beli saat harga melemah. Ciptadana menyarankan beli di sekitar Rp2.710, stop loss Rp2.650, dan target Rp3.030.
PGEO
PGEO menguat 1,79% ke level Rp1.140 setelah membentuk area dasar di kisaran Rp960–Rp1.060. Penguatan ini mencerminkan mulai masuknya minat beli.
Namun, pergerakan saham ini masih berada di bawah tren turun utama, sehingga penguatan dinilai belum sepenuhnya solid. Rekomendasi beli spekulatif berada di Rp1.140, dengan batas kerugian Rp1.090 dan target Rp1.205.
Grafik Pergerakan IHSG
Sumber: Ciptadana Sekuritas
Prospek IHSG
Ciptadana menilai IHSG masih berpotensi bergerak sideways dalam waktu dekat. Selama indeks mampu bertahan di atas area penopang 7.854, koreksi yang terjadi masih tergolong wajar.
Jika kembali menguat, IHSG berpeluang menguji area resistensi di kisaran 8.525 hingga 8.700, dengan potensi target lanjutan di sekitar 9.174. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, indeks berisiko turun menuju area 7.500.
Di tengah pergerakan IHSG yang cenderung konsolidatif, peluang trading jangka pendek masih terbuka. ACES dan CPIN menunjukkan potensi pantulan, EXCL menarik dicermati di area bawah, sementara PGEO mulai pulih dari zona penopang. Investor disarankan tetap selektif dan disiplin dalam mengelola risiko.

Ananda Astri Dianka
Editor
