Tren Ekbis

Hingga April 2020, Investree Catat Total Pinjaman Rp5,48 Triliun

  • JAKARTA – Perusahaan fintech peer to peer (P2P) PT Investree Radhika Jaya mencatat total fasilitas pinjaman sebesar Rp5,48 triliun hingga April 2020. Untuk...
SBN Ritel ORI023
Investree Dorong Lender Individu Jadi Investor SBN Ritel ORI023 (Trenasia.com)

JAKARTA – Perusahaan fintech peer to peer (P2P) PT Investree Radhika Jaya mencatat total fasilitas pinjaman sebesar Rp5,48 triliun hingga April 2020.

Untuk nilai pinjaman yang telah disalurkan, tercatat senilai Rp3,97 triliun dengan rata-rata tingkat pengembalian (return) 16 persen per tahun. Sementara itu, tingkat keberhasilan pengembalian pinjaman 90 hari (TKB90) masih tergolong aman di level 98,06 persen.

Selama pandemi virus corona (COVID-19), Investree mengaku tengah berfokus menggenjot bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) yang memproduksi alat pelindung diri (APD). Penyaluran pendanaan telah diberikan kepada salah satu borrower, yakni Torch.id.

Selain itu, pendanaan berupa donasi juga disalurkan melalui Dompet Dhuafa dan Kapal Rumah Sakit Terapung (RST) Ksatria Airlangga yang digunakan untuk pengadaan alat-alat kesehatan.

“Kami bersyukur dapat terus berkontribusi bagi pertumbuhan UKM di situasi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang,” ujar Co-Founder sekaligus CEO Investree Adrian Gunadi dalam siaran tertulis, Rabu, 6 Mei 2020.

Menurutnya, langkah tersebut selaras dengan rencana perusahaan saat mengumumkan pendanaan seri C awal April lalu. Investree, ungkap Adrian, akan melakukan pendampingan finansial bagi UKM di Indonesia selama pandemi COVID-19.

Di samping itu, perusahaan ini juga menggalakkan kampanye #UKMTangguh yang ditujukan untuk para peminjamnya. Sedangkan bagi para lender atau pemberi pinjaman, Investree menawarkan kampanye #PahlawanUKM melalui promo “poin cuan” setara hingga Rp10 juta.

Disebutkan, lender yang dapat memanfaatkan promo tersebut harus memenuhi syarat sudah terdaftar dan terverifikasi di Investree hingga 29 Februari 2020.

Di samping itu, bagi lender yang belum pernah melakukan pendanaan sama sekali, dapat memperoleh komisi hingga Rp10 juta dengan syarat pendanaan yang dikeluarkan minimum Rp3 juta selama Mei hingga Juli 2020.

“Di bulan yang penuh berkah ini, sudah selayaknya bagi Investree untuk mempersembahkan sesuatu bagi pihak-pihak yang membutuhkan selama pandemi COVID-19,” ungkap Adrian.

Sebagai informasi, berdasarkan statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Maret 2020, pinjaman online (pinjol) melalui fintech P2P telah mencapai Rp14,81 triliun. Angka tersebut naik 218,76 persen year-on-year (yoy).

Secara keseluruhan, penyaluran pinjol pada kuartal pertama 2020 sebesar Rp102,53 triliun, sedangkan total rekening borrower alias peminjam mencapai 4.292.313 peminjam, naik 256,28 persen.