Nasional

Hindari Macet Selama Perbaikan Jalintim Sumatera, Ini Jalur Alternatif Menuju Pekanbaru - Jambi

  • Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Sumatera terus dilakukan pengerjaannya salah satunya melanjutkan kembali pengecoran rigid di Provinsi Riau.
Jalan Akses UIN Suska Riau.jpeg
Jalan akses UIN Suska Riau yang dibangun oleh Hutama Karya. Foto: Hutama Karya (Hutama Karya)

JAKARTA - Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera terus dilakukan pengerjaannya salah satunya melanjutkan kembali pengecoran rigid di sepanjang ruas proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di Provinsi Riau KM 38-39 dan 44-46 Desa Kiyap Jaya, Bandar Seikijang.

Pengecoran rigid tersebut akan mulai dilakukan pada Rabu, 1 Juni 2022. Beberapa skema telah direncanakan untuk mengurangi penumpakan kendaraan di sepanjang pengerjaan proyek. Di antaranya penyediaan jalur alternatif Pekanbaru - Jambi atau sebaliknya, dan pemberlakukan sistem buka tutup jalan.

Sistem buka tutup ini sudah diubah menjadi lebih efektif dengan mempersingkat waktu buka tutup jalan, menyiapkan pertugas yang berwenang di lapangan dan memecah pekerjaan pengecoran menjadi 500 meter (m) pada satu titik. 

Dilansir dari akun instagram PT Adhi Jalintim Riau, Jumat, 3 Juni 2022, ada dua jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat yang akan menuju Pekanbaru - Jambi/Pangkalan Kerinci.

Pekanbaru - Jambi/Pangkalan Kerinci

Simpang Langgam - Jalan Desa Lubuk Ogong - Jalan Koridor RAPP menuju Kerinci

Jambi/Pangkalan Kerinci - Pekanbaru

Perempatan Simpang Kerinci - Jalan Koridor RAPP - Kalan Desa Lubuk Ogong - Simpang Langgam

Untuk mempermudah pengendara yang akan menggunakan jalur alternatif tersebut sudah disiapkan papan pemberitahuan arah di sepanjang ruas Jalintim.

Lebih lanjut, Preservasi Jalintim Sumatera Provinsi Riau dikerjakan oleh kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dengan panjang jalan 43 kilo meter (km).

Sedangkan ruas jalan yang dipreservasi ialah alan Simpang Kayu Ara (Pekanbaru)-Batas Kabupaten Pelalawan sepanjang 3,6 km, Jalan Batas Pelalawan-Sikijang Mati 9,1 km, dan Jalan Sikijang Mati-Simpang Lago 30,3 km.