Dukung Pertamina, Kemendagri Dorong Daerah Mudahkan Izin Operasi Pertashop
- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta kepala daerah mendukung pelaksanaan program Pertashop dengan mempermudah izin pembangunan Pertashop.

Daniel Deha
Author


PT Pertamina (Persero) membuka kesempatan bagi masyarakat yang berminat untuk menjadi mitra Pertashop, dengan mendaftar online di laman https://ptm.id/MitraPertashop. / Pertamina
(Istimewa)JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta kepala daerah mendukung pelaksanaan program Pertashop yang dicanangkan PT Pertamina (Persero). Salah satunya dengan mempermudah izin pembangunan Pertashop.
"Kita berharap program ini dapat didukung oleh teman-teman kepala daerah karena sangat positif manfaatnya," ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah dalam rangka Percepatan Pelaksanaan Program Pertashop di Daerah, Rabu, 27 Oktober 2021.
Dia mengatakan, program kerja sama antara PT Pertamina (Persero) dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut dinilai memberikan berbagai dampak positif bagi masyarakat desa.
- Cara Meningkatkan Kualitas Gambar Jadi HD Tanpa Install Aplikasi Khusus
- Tarif Tes PCR Resmi Turun! Inilah Harga Terbarunya
- Laba Bersih Pelita Samudera Shipping (PSSI) Melonjak 193 Persen Jadi Rp220,56 Miliar
Manfaat paling utama adalah membuka lapangan kerja, memudahkan akses terhadap bahan bakar minyak (BBM), hingga mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.
Mantan Kapolri ini mendorong para kepala daerah memudahkan izin pembangunan Pertashop dengan mengacu pada Surat Mendagri terkait perizinan pembangunan Pertashop.
"Intinya adalah mempermudah perizinan Pertashop ini," tandasnya.
Dalam rapat, Tito juga berhara kepala daerah bisa sambil terus membangun kerja sama dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Kementerian ESDM, dan lainnya.
Lebih lanjut, dia meminta kepala daerah agar gencar mensosialisasikan dan mendorong kepala desa supaya antusias menyambut program Pertashop. Para kepala daerah juga diminta untuk membantu kepala desa dalam memilih lahan yang tepat sebagai lokasi pembangunan Pertashop.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengapresiasi dukungan Kemendagri dalam percepatan Pertashop terutama dalam mempercepat proses perizinan dan memberikan perpanjangan dispensasi perizinan.
"Pertashop telah mendorong peningkatan jumlah kecamatan yang memiliki lembaga penyalur resmi BBM dari 3.300 kecamatan, saat ini sudah 4.400 kecamatan. Artinya jika sebelumnya baru 47 persen kecamatan yang sudah memiliki penyalur sendiri, saat ini meningkat menjadi 62 persen kecamatan di seluruh Indonesia," katanya.
Pertamina mengemban amanah menjalankan UU Energi No 30 tahun 2007 sehingga bukan hanya menjaga kecukupan pasokan secara nasional, tapi juga memberikan kemudahan akses yang sama untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Nicke menegaskan Pertashop perlu terus didorong karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat di desa-desa. Selain aksesibilitas yang memberikan kemudahan untuk masyarakat, Pertashop juga bersifat affordability, karena harganya terjangkau.
"Pertashop memberikan jaminan harga dan kualitas BBM bagi masyarakat desa, mengingat harga Jual BBM di Pertashop sama dengan di SPBU. Rata-rata penyaluan BBM berkualitas melalui Pertashop terus meningkat, bahkan dibeberapa lokasi ada yang mencapai 2.000 liter per hari," terang wanita yang baru saja menerima penghargaan 'Wanita Paling Berpengaruh Dunia'.
Menurut dia, kehadiran Pertashop di pelosok desa, dapat menjadi solusi membangun ketahanan energi sekaligus menjadi lokomotif baru pengembangan ekonomi desa.
Dalam pembangunan Pertashop, tambah Nicke, Pertamina menekankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi untuk mendorong pengembangan industri dalam negeri.
"Pertashop semuanya diproduksi di dalam negeri. Kita berperan dalam peningkatan TKDN, artinya pertumbuhan dan peningkatan industri dalam negeri sudah bergulir, dan ini kemudian bisa juga sampai kepada UMKM," imbuhnya.
Dalam pengembangan Pertashop, Pertamina juga bekerja sama dengan Bank Himpunan Milik Negara (Himbara) dan perbankan swasta nasional untuk menyediakan permodalan dengan skema mudah.
"Jika Pertashop sudah terbangun akan menumbuhkan sentra ekonomi desa. Hal ini sesuai dengan Nawacita Presiden, bahwa pertumbuhan ekonomi dimulai dari titik terjauh yaitu di desa," katanya.*

Rizky C. Septania
Editor
