Ditopang Jasa Pengiriman, Laba Bersih ASSA Meroket 156,15 persen
- Laba bersih perseroan terbang 156,15% year-on-year (yoy) menjadi Rp84,89 miliar per Maret 2022 dari Rp33,11 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Merina
Author


Perusahaan jasa pengantaran logistik PT Tri Adi Bersama (AnterAja), anak usaha PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) / Dok. AnterAja
(Dok. AnterAja)JAKARTA - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) telah membukukan kinerja keuangan positif pada kuartal I-2022. Laba bersih perseroan terbang 156,15% year-on-year (yoy) menjadi Rp84,89 miliar per Maret 2022 dari Rp33,11 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Adapun laba per saham ASSA ikut meningkat menjadi Rp19,73 dari Rp9,61 per saham. Melonjaknya laba bersih perseroan berasal dari pendapatan yang melambung 59,50% yoy menjadi Rp1,53 triliun dari Rp963,17 miliar pada periode yang sama tahun 2021.
Kemudian, pendapatan yang dicatatkan, terdapat tiga segmen dengan persentase pertumbuhan paling tinggi yakni segmen jasa pengiriman sebesar Rp899,05 miliar meroket129,74% yoy dari Rp391,53 miliar. Penjualan kendaraan bekas naik 55,70% yoy dari Rp103,72 miliar menjadi Rp161.50 miliar, jasa logistik tumbuh 34,43% yoy dari Rp31,17 miliar menjadi Rp41,73 miliar.
- Dari Pertamax hingga Listrik, Berikut Sejumlah Barang yang Alami Kenaikan Harga
- Bayar Tol Tanpa Setop Mulai Berlaku Akhir 2022, Intip Kecanggihan Multi Lane Free Flow (MLFF)
- Mulai Bangkit, Harga Aset Kripto LUNA dan UST Naik Dua Digit
Di tengah torehan positif itu, beban pokok pendapatan perseroan justru membengkak dari Rp742,42 miliar pada triwulan pertama 2021 menjadi Rp1,18 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini.
Selain itu, per 31 Maret 2022 nilai ekuitas perseroan juga tercatat lebih rendah dibandingkan dengan nilai liabilitas yang dimiliki dengan catatan masing-masing sebesar Rp2,49 triliun dan Rp4,73 triliun, dengan nilai kas setara kas Rp1,12 triliun.
Sementara itu, perolehan total aset perseroan per 31 Maret 2022 tercatat mengalami peningkatan menjadi Rp7,23 triliun dibandingkan dengan 31 Desember 2021 sebesar Rp6,03 triliun.
Di lantai Bursa, saham ASSA melambung hingga 11,65% atau naik 240 poin ke level harga Rp2.300 per saham pada akhir sesi perdagangan Jumat, 27 Mei 2022. Pada kesempatan yang sama, perseroan mencatat kapitalisasi pasar sebanyak Rp10,13 triliun.

Rizky C. Septania
Editor
