Bijak Mengatur Keuangan Melalui Aplikasi SiPURNA
- DPLK Avrist meluncurkan aplikasi Sipurna untuk memudahkan pengelolaan dana pensiun digital. Solusi ini diharapkan menarik minat Gen Z dan pekerja informal.

Maharani Dwi Puspita Sari
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist resmi meluncurkan aplikasi SiPURNA (Simpanan Pensiun Sempurna) sebagai aplikais atau platform digital end-to-end untuk membantu masyarakat mengelola dana pensiun secara mandiri dan transparan.
Peluncuran ini menjadi langkah perusahaan dalam meningkatkan inklusi keuangan sekaligus menjawab tantangan rendahnya kepesertaan dana pensiun di Indonesia, khususnya di kalangan pekerja informal dan generasi muda.
Hingga akhir 2025, program DPLK Avrist tercatat telah dipercaya lebih dari 29.000 peserta dengan dukungan berbagai perusahaan. Namun, kepesertaan dana pensiun masih didominasi sektor formal.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2025 menunjukkan sebanyak 154 juta orang dengan sekitar 57,80% bekerja di sektor informal. Berdasarkan data tersebut, masyarakat Indonesia berpotensi menghadapi risiko menua tanpa jaminan finansial, jika tidak mulai menyiapkan dana pensiun sejak dini.

Chief Operations Officer (COO ) PT Avrist Assurance, Tan Yvonne Rina, mengatakan peluncuran Sipurna merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
“Hari ini menjadi komitmen bagi kami, dengan platform ini bahwa setiap individu dapat mengelola keuangan secara transparan dan terpercaya. Kami berharap dapat menjadi mitra yang sejahtera dan dapat membantu masyarakat,” ucap Tan Yvonne dalam acara peluncuran aplikasi SIPURNA, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia menambahkan, kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi langkah besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan dana pensiun yang lebih baik dan berkelanjutan.
Kolaborasi Teknologi dan Integrasi Sistem
Untuk memperkuat ekosistem digital, DPLK Avrist berkolaborasi dengan PT Andal Software Sejahtera melalui integrasi sistem paryroll dan aplikasi personal Andal Connect. Direktur PT Andal Software Sejahtera, Indra Sosrodjojo, menyatakan integrasi tersebut akan mempermudah proses pengelolaan dana pensiun secara aman dan efisien.
“DPLK Avrist telah menyediakan payroll sistem yang terdepan di Indonesia,” ujar Indra.
Integrasi ini juga mendukung pengelolaan kepesertaan skala besar, termasuk perusahaan yang mengelola hingga 150 ribu karyawan, sekaligus membuka akses bagi peserta wajib maupun sukarela.
Dorong Inklusi Dana Pensiun untuk Pekerja Formal dan Informal
Ketua Pengurus DPLK Avrist Firmansyah, menilai selama ini dana pensiun masih dianggap rumit dan jauh dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, SiPURNA dirancang sebagai solusi digital yang mudah diakses untuk memperluas inklusi, baik bagi pekerja formal maupun informal.
Selama ini, dana pensiun dianggap jauh dan kami akan menghadirkan solusi digital, dan kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi terkait literasi dana pensiun di kalangan masyarakat,” ucapnya.
Perusahaan menegaskan bahwa inovasi digital dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar literasi dana pensiun semakin meningkat dan masyarakat bisa merencanakan masa depan finansial secara mandiri.
Peluncuran SIPURNA juga menjadi momentum edukasi bagi generasi muda yang mulai sadar pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Perencana Keuangan, Nadia Harsya, memberikan beberapa tips mengelola keuangan mandiri terkait dana pensiun pada gen Z, yaitu:
- Mulai dari nominal kecil dan bersikap konsistensi untuk belajar berinvestasi maupun menyisihkan dana kebutuhan jangka panjang.
- Gunakan aplikasi digital salah satunya seperti SiPURNA untuk memantau dana secara real time.
- Pisahkan tabungan pensiun dari kebutuhan harian agar disiplin setiap bulannya.
- Pahami profil risiko sebelum memilih instrumen investasi pensiun.
- Manfaatkan program sukarela bagi freelancer atau pekerja informal sebagai referensi pengumpulan dana pensiun secara tepat.
Dengan pendekatan digital dan edukasi finansial, DPLK Avrist berharap semakin banyak generasi muda mempersiapkan masa pensiun sejak awal, sehingga risiko krisis finansial di masa tua dapat teratasi secara mudah.

Maharani Dwi Puspita Sari
Editor
