Industri

Bidik Investor Indonesia, Pengembang Malaysia Pasarkan Hunian di Genting Highlands Mulai Rp2,5 Miliar

  • Pengembang asal Malaysia tawarkan proyek apartemen untuk investor Indonesia dengan Return of Investment (ROI) cukup tinggi 8-15%.
Tropicana Windcity.jpeg

JAKARTA – Pengembang asal Malaysia, Tropicana Corporation Berhad, mulai memasarkan dua menara apartemen dalam proyek terbaru Tropicana Windcity di Genting Highlands. Tropicana membidik investor asal Indonesia yang merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara.

Senior General Manager Tropicana Corporation Berhad Stevanie Adeline mengungkapkan pada 2020 wisatawan Indonesia menempati posisi kedua sebagai 5 negara ASEAN terbanyak yang berlibur di Genting Highlands dengan angka 26,5%.

“Maka dari itu, kami pengembang Tropicana melirik investor Indonesia karena menurut kami, market Indonesia begitu potensial,” ujar Stevanie, dalam keterangan resmi, Jumat, 16 Desember 2022.

Tropicana Windcity nantinya akan dibagi menjadi 3 kawasan yakni Tropicana Grandhill seluas 45 hektare, Tropicana Paradise seluas 125 hektare, dan Tropicana Walon seluas 71 hektare. Semua kawasan ini nantinya akan terkoneksi dengan skywalk, trem line, dan juga cable car. 

Saat ini, Tropicana tengah memasarkan 2 tower apartemen perdana di Tropicana Grandhill bernama Twin Pines seluas 1,4 hektare. Apartemen Twin Pines terdiri tower A setinggi 55 lantai dengan 795 unit dan tower B setinggi 56 lantai dengan 648 unit apartemen. 

Nantinya berbagai macam fasiltias mumpuni akan dibangun di apartemen Twin Pines mulai dari kolam renang air panas, children playground, gymnasium, hingga Fragrant Graden. “Untuk tower A saat ini sudah 100 persen terjual sedangkan untuk tower B penjualannya mencapai 30%,” ujar Stevanie.

ROI 8-15% dan Cara Bayar Menarik

Ada beberapa tipe apartemen yang ditawarkan di Tower B Twin Pines yaitu 2 kamar tidur (mulai dari 52m2), 3 kamar tidur (mulai dari 87m2) hingga 4 kamar tidur (mulai 123m2). 

Harganya dibanderol mulai Rp2,5 miliar hingga Rp5 miliar dengan kondisi fully furnished dan juga Sertifikat Hak Milik (SHM). Agar investor Indonesia tertarik, pengembang Tropicana mengatakan investor bisa mendapatkan Return of Investment (ROI) cukup tinggi yakni 8-15%.

Stevanie pun mengasumsikan keuntungan ROI sebagai berikut. Untuk tipe 2 kamar tidur dengan balkon seharga Rp3,1 miliar misalnya, dengan harga perdana saat ini, pembeli cash bisa mendapat potongan harga 5% yakni Rp155 juta dan juga potongan 9% capital return sebanyak Rp279 juta. 

Dengan demikian, pembeli hanya cukup mengeluarkan dana sekitar Rp2,6 miliaran. “Dengan asumsi profit 70% owner dan 30% management, serta rental rate sekitar Rp1,5 juta per malam, maka jika apartemen disewakan, pemilik bisa mendapat keuntungan bersih sekitar Rp20 jutaan per bulan atau ROI sekitar 9% per tahun,” jelas Stevanie. 

Tak hanya ROI yang menggiurkan, Tropicana juga menawarkan cara bayar yang menarik untuk pembelian apartemen di Twin Pines. Karena unit apartemen rencana diserahterimakan pada tahun 2026, maka pembayaran dapat dilakukan bertahap sesuai dengan progres apartemen. Untuk pembayaran dapat dilakukan bertahap sebanyak 12 kali mulai dari periode Maret 2023 hingga Desember 2025 dengan DP mulai dari 10%.

Stevanie berharap dengan pembayaran fleksibel seperti ini, investor Indonesia lebih nyaman dalam melakukan pembayaran seiring dengan progres pembangunan apartemen. 

Untuk diketahui, kawasan Tropicana Grandhill hanya berjarak 20 menit dari berbagai macam fasilitas yang tersohor di Genting Higlands mulai dari Resort World Genting, Chin Swee Temple, Highland International Boarding School, Awana Golf Course, Awana Skyaway hingga Genting Highlands Premium Outlets. 

Tak hanya itu, nantinya berbagai macam fasilitas kelas dunia juga akan dibangun di Kota Mandiri Tropincana Windcity mulai dari international garden, glass tower, forest atrium, retail, kids play park, indoor aquarium, indoor water themepark, hingga tropical beach. 

Tropincana Windcity juga akan dilengkapi integrated transport system mulai dari bus depot, trem line, cable car, skywalk hingga helipad. “Pembangunan keseluruhan kawasan kami targetkan mencapai 15 hingga 20 tahun ke depan. Nantinya akan ada 80 apartemen yang akan kami bangun,” ujar Stevanie.

Tropicana Corporation Berhad telah merupakan pengembang properti Malaysia sejak 1979. Pengembang ini sudah tercatat di bursa Malaysia sejak 1992 dan akhirnya rebranding pada 2013. 

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 60 lebih properti yang sukses dirampungkan.  Beberapa di antaranya adalah Tropicana Golf & Country Resort, Tropicana Avenue dan Tropicana The Residence. Saat ini, ada juga beberapa proyek properti Tropicana yang sedang berjalan seperti Tropicana Cenang, Tropicana Danga Cove dan Tropicana Danga Bay.