Korporasi

Berencana Akuisisi Perusahaan Tambang Australia, Dian Swastatika Sentosa Gelar RUPS 7 Februari

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin, 7 Februari 2022, guna menyetujui rencana pengambilalihan perusahaan batu bara asal Australia, Dampier .
Merina

Merina

Author

Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. / Dssa.co.id

(Dssa.co.id)

JAKARTA -PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin, 7 Februari 2022, guna menyetujui rencana pengambilalihan perusahaan batu bara asal Australia, Dampier oleh Stanmore SMC Holdings Pty Ltd (SMC) entitas anak usaha Golden Energy Resources Limited (GEAR), sebagai bagian  yang tergabung dalam grup perseroan.

Dilansir dari keterbukaan infromasi BEI Jumat, 4 Februari 2022, Stanmore telah menandatangani share sale and purchase agreement (SPPA) dengan BHP Minerals Pty Ltd melalui entitas anak usahanya yakni SMC, terkait akuisi 100% saham Dampier dari BHP, dengan nilai transaksi mencapai US$1,35 miliar.

Transaksi ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan publik dan meningkatkan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham, serta membangun bisnis potensial yang dapat meningkatkan kinerja usaha perseroan.

Perseroan berharap, transaksi pengambilalihan ini dapat berdampak baik bagi kinerja keuangan serta konsolidasi Stanmore dan DSSA.

Selaku pemilik 100% saham dalam SMC, Stanmore telah menyetujui untuk menjamin semua kewajiban SMC berdasarkan share sale and purchase agreement, serta GEAR selaku pemilik 75% saham Stanmore telah menyetujui untuk menjamin kewajiban Stanmore terkait pembayaran harga pembelian dan biaya pemutusan dengan jumlah paling banyak US$600 juta.

Adapun transaksi pengambilalihan yang dilakukan, bukan merupakan transaksi afiliasin karena BHP tidak termasuk dalam pihak terafiliasi dengan SMC.

Akan tetapi transaksi penjaminan yang dilakukan merupakan transaksi afiliasi, karena Stanmore dan GEAR yang termasuk dalam transaksi penjaminan tersebut.

Sehingga, perseroan meminta persetujuan para pemegang saham sesuai dengan peraturan OJK  yang akan dilaksanankan pada Senin, 7 Februari 2022.