Nasional & Internasional

Usai Rugi, BUMN Indofarma Berbalik Untung Rp1,82 Miliar

  • PT Indofarma Tbk (INAF) sukses membalikkan keadaan menjadi laba bersih Rp1,82 miliar pada kuartal I-2021.

JAKARTA – Emiten farmasi pelat merah PT Indofarma Tbk (INAF) mencatat kinerja positif pada awal tahun ini. Perseroan sukses membalikkan keadaan menjadi laba bersih Rp1,82 miliar pada kuartal I-2021. Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan membukukan rugi bersih hingga Rp21,43 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perseroan melalui laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 7 Mei 2021, perolehan laba ini didorong oleh peningkatan penjualan perseroan. Pada triwulan pertama 2021, penjualan bersih INAF melesat 151,87% year-on-year (yoy) menjadi Rp373,20 miliar dari Rp148,17 miliar.

Penjualan di pasar domestik menjadi penyumbang terbesar pendapat perseroan awal tahun ini dengan torehan Rp370,92 miliar atau naik signifikan dibandingkan dengan periode awal tahun lalu Rp142,86 miliar. Sedangkan, penjualan ke pasar ekspor menyusut secara tahunan dari Rp5,31 miliar menjadi Rp3,18 miliar.

Sejalan dengan peningkatan penjualan, sejumlah pos beban perseroan turut membengkak. Beban penjualan, beban umum dan administrasi, serta beban keuangan kompak naik. Hal ini membuat beban pokok penjualan melonjak dari Rp118,93 miliar pada Q1-2020 menjadi Rp198,19 miliar pada kuartal I-2021.

Total liabilitas naik menjadi Rp1,39 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan Rp1,28 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sementara, ekuitas naik tipis dari Rp430,33 miliar menjadi Rp432,15 miliar.

Namun, kas dan setara kas INAF menipis hingga 87,41% yoy menjadi hanya Rp19,91 miliar pada akhir Maret 2021 dari periode yang sama tahun lalu sebesar RP158,18 miliar. Dengan catatan itu, total aset perseroan sedikit menebal secara tahunan dari Rp1,71 triliun menjadi Rp1,82 triliun.

Di lantai bursa, harga saham INAF naik 1,36% ke level RP2.260 per lembar pada akhir sesi perdagangan Jumat, 7 Mei 2021. Dalam sehari, nilai transaksi saham INAF sebanyak Rp1,17 miliar dengan kapitalisasi pasar saat ini senilai Rp7 triliun. (LRD)