Ubin Keramik India dan Vietnam Kini Kena Bea Masuk Tindakan Pengamanan
- JAKARTA – Kementerian Keuangan mengeluarkan India dan Vietnam dari daftar negara yang dikecualikan terhadap pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP)...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Kementerian Keuangan mengeluarkan India dan Vietnam dari daftar negara yang dikecualikan terhadap pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atas impor ubin keramik.
Artinya, kedua negara berkewajiban membayar BMTP pada tahun pertama sebesar 23%, tahun kedua 21%, dan tahun ketiga 19% dengan periode pengenaan hingga Oktober 2021.
“Ini dalam rangka mendukung industri dalam negeri, khususnya terhadap industri ubin keramik,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu, Jumat, 28 Agustus 2020.
- PGN Pangkas 55 Persen Capex, Distribusi LGN ke Sinopec Ditunda Akibat Pandemi
- Ini Biang Keladi Alam Sutera Bisa Rugi Rp512,48 Miliar
- Terpukul Corona, Proyeksi Penjualan Motor dan Mobil Grup Astra Turun 45 Persen
- Waduh, Perceraian Marak Saat Pandemi COVID-19
- Berjuang di Tengah Pandemi, Kinerja Permata Bank Tetap Tumbuh
Kebijakan baru ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan 111/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan 119/2018.
Pengenaan BMTP ubin keramik dari India dan Vietnam didasarkan pada data melonjaknya impor ubin keramik dari kedua negara tersebut setelah mendapat pengecualian dari pengenaan BMTP.
Impor Mengalir Deras
Menurut data Kementerian Perdagangan pada Desember 2019, impor ubin keramik dari India dan Vietnam pada periode 2018-2019 melonjak masing-masing sebesar 22,72% dan 6,58%.
Berdasarkan data importasi tersebut serta merujuk pada Article 9.1 WTO Agreement on Safeguards, India dan Vietnam dapat dikeluarkan dari daftar negara yang dikecualikan dari pengenaan BMTP karena pangsa impor dari negara-negara tersebut telah melebihi 3%.
Langkah serupa juga pernah diterapkan pada produk ubin keramik asal China. Sejak dikenakan BMPT, pemerintah mencatat ada penurunan impor yang cukup signifikan, sehingga dapat memberikan ruang lebih bagi produk dalam negeri.
Namun, pada saat bersamaan terjadi lonjakan yang cukup signifikan terhadap importasi dari India dan Vietnam yang kembali menekan industri Tanah Air. Sehingga, pemerintah kembali melindungi industri dalam negeri dengan mengenakan safeguards terhadap ubin keramik dari India dan Vietnam.
