Pasar Modal

Sesi I Ditutup Merah, IHSG Merosot 0,51 Persen ke 6.990

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok pada penutupan sesi I, Senin 30 Mei 2022. IHSG terkoreksi 0,51% atau 36,08 poin ke level 6.990.
IHSG Ditutup Melemah.jpg
Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 9 Mei 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok pada penutupan sesi I, Senin 30 Mei 2022. IHSG terkoreksi 0,51% atau 36,08 poin ke level 6.990.

Sempat hijau pada awal perdagangan, IHSG terus merosot ke zona merah. Pada sesi pertama, IHSG bergerak di antara 6.974 dan 7.069. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 937.946 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,90 miliar lembar saham senilai Rp9,09 triliun. Sebanyak 289 saham naik, 224 saham turun, dan 181 saham stagnan.

Investor asing telah melakukan aksi jual (nett sell) senilai Rp2,4 triliun. Adapun saham yang paling banyak dijual adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp131,8 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp53,6 miliar, dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Rp25 miliar.

Di sisi lain, transaksi beli saham dari investor asing hari ini alias nett buy hari ini sejumlah Rp2,4 triliun. Saham-saham berikut ini menjadi tiga saham paling banyak dikoleksi asing, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp66,7 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp61,2 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp34 miliar.

Emiten yang menjadi top gainers di awal perdagangan adalah PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) naik 34,81%, PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) naik 24,14%, dan PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) naik 21.68%.

Sebaliknya, jajaran top losers hari ini yaitu PT Nusa Palpa Gemilang Tbk (NPGF) turun 7%, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (HAIS) turun 6,94%, dan PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) turun 6,78%.