Mirae Asset Targetkan Transaksi Saham Tumbuh 17 Persen Jadi Rp479,7 Triliun
JAKARTA – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan transaksi saham nasabah sepanjang 2021 mencapai Rp479,7 triliun. Nilai ini naik 17% dibandingkan dengan realisasi yang telah dicapai perusahaan pada tahun lalu sebesar Rp410 triliun. Head of Wealth Management Division Mirae Asset Sekuritas Fajrin Noor Hermansyah mengatakan target tersebut sejalan dengan target penambahan nasabah baru tahun ini […]

Drean Muhyil Ihsan
Author


Pewarta mengambil gambar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jum’at, 20 November 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan transaksi saham nasabah sepanjang 2021 mencapai Rp479,7 triliun. Nilai ini naik 17% dibandingkan dengan realisasi yang telah dicapai perusahaan pada tahun lalu sebesar Rp410 triliun.
Head of Wealth Management Division Mirae Asset Sekuritas Fajrin Noor Hermansyah mengatakan target tersebut sejalan dengan target penambahan nasabah baru tahun ini sebesar 5% year-on-year (yoy) dari 42.000 nasabah tahun lalu.
Untuk mencapai target tersebut, Mirae sudah menyiapkan strategi dengan melakukan inovasi guna mendekatkan diri dengan nasabah dan meningkatkan kualitas layanan. Salah satunya melalui penambahan kantor perwakilan.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Bagi Mirae Asset Sekuritas, kantor perwakilan merupakan aset perusahaan yang sangat penting dan hingga saat ini berkontribusi signifikan untuk perusahaan.
“Tahun ini kami targetkan penambahan beberapa kantor perwakilan baru dari yang sudah ada 28 kantor perwakilan,” ujarnya melalui konferensi virtual, Kamis 11 Februari 2021.
Tahun lalu, Mirae Asset Sekuritas berhasil menjadi perusahaan efek terbesar dari sisi nilai transaksi yaitu senilai Rp410 triliun, meroket 97% dibandingkan dengan 2019. Sementara, pada periode Januari 2021, nilai transaksi pada Mirae Asset Sekuritas sudah mencapai Rp105 triliun.
“Jadi ini hampir dua kali lipat dari sekuritas pesaing terdekat senilai Rp64,15 triliun,” tambahnya.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- Tandingi Telkomsel dan Indosat, Smartfren Segera Luncurkan Jaringan 5G
- Bangga! 4,8 Ton Produk Tempe Olahan UKM Indonesia Dinikmati Masyarakat Jepang
Fajrin menilai tahun Kerbau Logam ini juga akan menjadi tahun yang menjanjikan dengan harapan penyebaran COVID-19 akan berangsur mereda dan kondisi perekonomian berangsur pulih.
Ia pun memproyeksikan pasar saham akan terus bergerak positif dengan target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir tahun pada level 6.880. Ini menunjukkan adanya potensi pertumbuhan pasar modal sebesar 17% dari posisi akhir 2020.
Secara sentimen, sambung Fajrin, tiga katalis utama dari prediksi IHSG tersebut adalah faktor redanya COVID-19 karena vaksin yang sudah mulai diedarkan.
Di susul Joe Biden sebagai pemimpin baru AS yang akan memberikan rasa aman negara-negara lain di dunia, serta faktor peningkatan transaksi investor di bursa saham domestik.
