IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed, Victoria Sekuritas Rekomendasikan BRPT di Akhir Pekan
- Victoria Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak mixed dengan rentang support resistance 6.507 - 6.672 pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 10 Desember 2021.

Drean Muhyil Ihsan
Author


JAKARTA - Victoria Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak mixed dengan rentang support resistance 6.507 - 6.672 pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 10 Desember 2021.
Melalui risetnya, tim analis menyebut pergerakan tersebut disebabkan pelaku pasar yang memantau rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis hari ini. Di mana, inflasi AS diprediksi akan kembali mengalami kenaikan.
"Hal ini memicu The Fed menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan," tulis riset tersebut, Jumat, 10 Desember 2021.
- BEI Setujui Rencana DSSA Private Placement 10% Saham, Stock Split 1:10 Awal 2022
- IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, MNC Sekuritas Rekomendasikan SAME, MAPI, ESSA dan BBYB
- Dua Lubang Hitam Supermasif dekat Bumi akan Bergabung Menjadi 'Monster'
Pada perdagangan Kamis, 9 Desember 2021, Wall Street ditutup melemah dengan pelemahan terjadi pada indeks Dow Jones (-0,00%), NASDAQ (-1,71%), dan S&P500 (-0,72%).
Di saat yang sama, Bursa Asia Pasifik ditutup mixed dengan penguatan pada indeks Strait Times (+0,41%), KLSE (+0,52%), Shanghai Stock Exchange (+0,98%), Hang Seng (+1,08%), dan KOSPI (+0,93%). Sedangkan pelemahan terjadi pada indeks Nikkei (-0,47%).
Lalu, untuk IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat sebesar 0,61% ke level 6.643,93 dengan total volume perdagangan sebesar 30,08 miliar saham dan total nilai transaksi sebesar Rp15,13 triliun.
- Pertamina Tegaskan Komitmen Investasi Hijau, Begini Strategi Masa Depan Energi RI
- Gerhana Matahari Total Terjadi Hari Ini! Catat Wilayah yang Bisa Menyaksikannya
- Satoshi Nakamoto, Pencipta Bitcoin ini Tetap Menjadi Hantu
Pada saat itu, investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp2,59 triliun dengan total net buy tahun 2021 sebesar Rp40,33 triliun.
Net foreign buy terbesar yaitu pada saham ARTO, ASII, BMRI, ADRO, dan HRUM. Sebaliknya, saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, SMGR, BBYB, dan TLKM.
Rekomendasi Saham
BRPT: Trading Buy
Close: 895
Target Price: 925
Cut Loss: 865
Support: 880
Resistance: 930

Vega Aulia
Editor
