Pasar Modal

BEI Bakal Luncurkan Indeks Baru IDX BUMN 17, Cek Daftar Sahamnya

  • PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan merilis indeks baru bernama IDX-MES BUMN 17. Indeks syariah baru yang terdiri dari 17 saham emiten pelat ini rencananya akan segera diluncurkan pada 29 April 2021.

<p>Awak media mengamati monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22 pada akhir sesi Senin (3/8/2020), setelah bergerak di rentang 4.928,47 &#8211; 5.157,27. Artinya, indeks sempat anjlok 4 persen dan terlempar dari zona 5.000. Risiko penurunan data perekonomian kawasan Asean termasuk Indonesia menjadi penyebab (IHSG) terkoreksi cukup dalam hari ini. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Awak media mengamati monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22 pada akhir sesi Senin (3/8/2020), setelah bergerak di rentang 4.928,47 – 5.157,27. Artinya, indeks sempat anjlok 4 persen dan terlempar dari zona 5.000. Risiko penurunan data perekonomian kawasan Asean termasuk Indonesia menjadi penyebab (IHSG) terkoreksi cukup dalam hari ini. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan merilis indeks baru bernama IDX-MES BUMN 17. Indeks syariah baru yang terdiri dari 17 saham emiten pelat ini rencananya akan segera diluncurkan pada 29 April 2021.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan indeks ini akan melengkapo indeks syariah sebelumnya yang ada di Bursa. Ia bilang, BEI juga berkolaborasi dengan Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam penerbitan indeks ini.

“Ini adalah indeks keempat pada area saham syariah yang kita lakukan bersama MES. Harapannya ini bisa menjadi alternatif preferensi investasi syariah,” ujarnya dalam sebuah webinar beberapa waktu lalu.

Kepala Unit Pengembangan Produk 1 BEI Kautsar Primadi Nurahmad menerangkan IDX-MES BUMN 17 merupakan indeks yang berisi saham-saham emiten pelat merah dalam Daftar Efek Syariah dengan kapitalisasi pasar terbesar serta likuiditas dan fundamental baik.

Secara prinsip, katanya, indeks ini dibentuk berdasarkan jumlah saham yang dimiliki investor secara luas alias free float, sehingga diharapkan dapat menggambarkan kondisi pasar yang ada. Bursa juga akan menerapkan bobot paling tinggi (capped) dibatasi untuk menghindari dominasi suatu saham.

“Nantinya, kami akan menerapkan capped sebesar 20 persen yang akan disesuaikan tiap evaluasi rutin,” imbuhnya.

Untuk indeks ini akan ada empat evaluasi rutin dalam waktu 12 bulan. Di antaranya evaluasi mayor dilaksanakan pada Mei dan November. Sedangkan, evaluasi minor dilakukan pada periode Februari dan Agustus.

Daftar Konstituen IDX-MES BUMN 17 Periode 29 April – 31 Mei 2021

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

PT Elnusa Tbk (ELSA)

PT Indofarma Tbk (INAF)

PT Kimia Farma Tbk (KAEF)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

PT PP Presisi Tbk (PPRE)

PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

PT PP (Persero) Tbk (PTPP)

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR)

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

PT Timah Tbk (TINS)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE)

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)

(LRD)