Kombinasi Dolar Kuat dan Stabilitas Rupiah Tekan Harga Emas
- Update emas Antam 22 Juni 2026: harga dan buyback diam dua hari berturut, spread Rp267.000 masih tebal, harga terendah sejak awal 2026.

Chrisna Chanis Cara
Author


Karyawati menunjukkan replika emas logam mulia di Butik Emas LM ANTAM, Kebun Sirih, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020. Harga emas pada perdagangan hari ini mengalami penurunan seiring dengan aksi ambil untung setelah naik tajam pada perdagangan sebelumnya. Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram berada di level Rp1.017.000, turun Rp2.000. Sementara untuk harga emas Antam cetakan terkecil yakni 0,5 gram dibanderol dengan harga Rp Rp538.500, turun Rp1.000 dibandingkan dengan kemarin. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tidak bergerak dan tetap di level Rp2.668.000 per gram, Senin, 22 Juni 2026.
Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga tidak berubah, tetap di Rp2.401.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp267.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Senin, 22 Juni 2026.
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.384.000 |
| 1 gram | Rp2.668.000 |
| 2 gram | Rp5.286.000 |
| 3 gram | Rp7.904.000 |
| 5 gram | Rp13.115.000 |
| 10 gram | Rp26.085.000 |
| 25 gram | Rp65.087.000 |
| 50 gram | Rp130.095.000 |
| 100 gram | Rp260.112.000 |
| 250 gram | Rp649.765.000 |
| 500 gram | Rp1.299.320.000 |
| 1.000 gram | Rp2.598.600.000 |
Sumber: Logam Mulia, 22 Juni 2026
Spread Rp267.000, Dua Hari Stagnan di Level Berat
Dua hari berturut harga jual dan buyback tidak bergerak sama sekali — keduanya stagnan di Rp2.668.000 dan Rp2.401.000. Spread Rp267.000 adalah yang terlebar sejak 12 Juni 2026 dan jauh di atas rata-rata normal April hingga awal Juni yang berada di kisaran Rp187.000 hingga Rp220.000.
Bagi investor yang ingin menjual emas hari ini, beban break-even dari harga beli sekarang membutuhkan kenaikan sekitar 10% — angka yang cukup berat untuk investasi jangka pendek. Stagnansi harga dua hari berturut mencerminkan pasar yang sedang menunggu katalis baru, bukan tanda stabilisasi.
Harga Terendah Sejak Awal 2026, Koreksi dari Puncak Capai Rp191.000
Berdasarkan data historis Kontan, investor yang membeli emas pada 22 Mei 2026 di Rp2.788.000 per gram kini merugi 13,88%, sementara yang masuk pada 22 Maret 2026 di Rp2.893.000 merugi 17,01%.
Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, koreksi kini mencapai Rp191.000 per gram — hampir 7% dalam kurang dari enam pekan. Harga Rp2.668.000 hari ini adalah level terendah yang tercatat sejak awal 2026, dan sudah mendekati level Desember 2025 sebelum reli besar awal tahun lalu dimulai. Kompas
Dolar Kuat dan Rupiah Stabil Jadi Kombinasi Penekan
Stagnansi dua hari di level rendah ini mencerminkan tidak adanya tekanan beli yang cukup untuk mengangkat harga, sementara tekanan jual juga mereda setelah penurunan tajam pekan lalu.
Di pasar global, dolar AS masih bergerak kuat setelah The Fed memberi sinyal hawkish minggu lalu — menahan suku bunga sambil memundurkan ekspektasi pemangkasan. Penguatan rupiah pasca kenaikan BI Rate ke 5,50% juga menekan konversi harga emas global menjadi lebih murah dalam rupiah.
Selama dua faktor ini tidak berbalik, ruang untuk rebound signifikan masih terbatas. Level resistance terdekat yang perlu ditembus ada di Rp2.700.000, sementara support berikutnya berada di Rp2.650.000.

Chrisna Chanis Cara
Editor
