Intip Strategi Cuan di Saham ANTM hingga PANI Hari Ini
- Cek rekomendasi saham teknikal untuk trading jangka pendek di ANTM, BRIS, INKP, dan PANI lengkap dengan target profit dan level stop loss.

Ananda Astri Dianka
Author


Nampak antrian pembelian logam mulia ANTAM di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Tangerang Selatan, Sabtu 19 Juni 2021. Anjloknya harga emas selama sepekan membuat masyarakat berlomba untuk membeli. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA, TRENASIA.ID - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini tengah berada di persimpangan jalan yang krusial setelah sempat dihantam gelombang koreksi cukup dalam pada awal pekan.
Setelah merosot tajam 3,27% ke level 7.337, indeks kini menanti momentum pembalikan arah di tengah harapan munculnya technical rebound. Berdasarkan analisis teknikal dari Ciptadana Sekuritas Asia, pergerakan indeks hari ini diprediksi akan menguji rentang support di level 7.156 dengan target resistansi di 7.482. Meski pasar sempat memerah, aksi beli bersih investor asing sebesar Rp1,1 triliun menjadi secercah harapan bahwa minat terhadap pasar domestik belum sepenuhnya pudar.
Dalam situasi pasar yang volatil ini, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) muncul sebagai salah satu saham yang menarik untuk dicermati. Meskipun baru saja terkoreksi ke posisi Rp3.820, emiten tambang ini sebenarnya masih terjaga dalam tren naik jangka menengah.
Indikator momentum menunjukkan bahwa harga mulai memasuki area jenuh jual atau oversold, yang biasanya menjadi sinyal awal bagi harga untuk memantul kembali. Strategi yang disarankan adalah melakukan akumulasi beli saat melemah di kisaran Rp3.680, dengan target keuntungan yang dipatok pada Rp4.150, selama harga mampu bertahan di atas batas proteksi Rp3.600.
Langkah serupa juga terlihat pada pergerakan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang kini sedang berupaya keluar dari fase konsolidasi. Meskipun ditutup melemah di level Rp2.190, indikator Stochastic menunjukkan adanya upaya pemulihan dari area bawah.
Hal ini membuka peluang bagi para pelaku pasar untuk melakukan pembelian spekulatif di level saat ini, dengan target profit di angka Rp2.300. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan dengan menjaga level kedisiplinan pada stop loss di Rp2.140 jika tekanan jual ternyata kembali mendominasi.
Di sektor industri dasar, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) dinilai tengah mengalami fase pullback yang sehat. Harga yang melandai ke level Rp8.875 kini berada sangat dekat dengan zona dukungan kuat dan garis tren naik jangka panjangnya.
Kondisi indikator yang sudah sangat jenuh jual memberikan indikasi kuat akan terjadinya pantulan teknis dalam waktu dekat. Para investor dapat melirik peluang beli di area Rp8.600 dengan target pemulihan menuju Rp9.500, yang akan menjadi konfirmasi kembalinya momentum bullish bagi emiten kertas ini.
Sementara itu, dari sektor properti, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) juga mulai menunjukkan tanda-tanda perlawanan setelah mengalami tekanan signifikan hingga ke level Rp7.950. Harga saat ini sedang mendekati zona permintaan penting atau swing low sebelumnya di kisaran Rp7.250 hingga Rp7.700.
Dengan indikator momentum yang mulai berbalik arah dari area bawah, PANI memiliki potensi untuk melakukan loncatan teknis jangka pendek menuju target Rp8.800. Strategi beli saat melemah di Rp7.700 menjadi opsi yang rasional, dengan tetap memitigasi risiko di level Rp7.450.
Kondisi pasar secara umum memang masih dibayangi oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp16.945 per dolar AS, serta kejatuhan dalam di berbagai sektor mulai dari transportasi hingga bahan baku. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBRI, BREN, dan AMMN pun masih menjadi beban bagi pergerakan indeks.
Namun, dengan disiplin pada level-level teknis yang telah dipetakan, peluang trading jangka pendek pada saham-saham pilihan ini tetap terbuka lebar seiring dengan upaya IHSG untuk menutup hari di zona hijau.

Ananda Astri Dianka
Editor
