Tren Pasar

Harga Emas Antam Turun Lagi, Oktober Jadi yang Terburuk di 2026

  • Update emas Antam 23 Oktober 2026: turun Rp10.000 ke Rp2.540.000, buyback Rp2.335.000 anjlok Rp30.000, Oktober jadi bulan terburuk 2026 dengan koreksi Rp124.000 per gram.
<p>Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp10.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.550.000 menjadi Rp2.540.000, Jumat, 23 Oktober 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia anjlok jauh lebih dalam, sebesar Rp30.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.365.000 menjadi Rp2.335.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp205.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Jumat, 23 Oktober 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.320.000
1 gramRp2.540.000
2 gramRp5.030.000
3 gramRp7.520.000
5 gramRp12.475.000
10 gramRp24.835.000
25 gramRp61.962.000
50 gramRp123.845.000
100 gramRp247.612.000
250 gramRp618.765.000
500 gramRp1.237.320.000
1.000 gramRp2.474.600.000

Sumber: Logam Mulia, 23 Oktober 2026

Insight TrenAsia

Buyback Anjlok Tiga Kali Lipat, Spread Melonjak ke Rp205.000

Rekor enam hari spread Rp185.000 berakhir dengan cara yang tidak menguntungkan penjual. Harga jual turun Rp10.000 tapi buyback anjlok Rp30.000 — tiga kali lipat — memperlebar spread dari Rp185.000 kemarin ke Rp205.000 hari ini. Lompatan Rp20.000 dalam satu hari adalah pelebaran spread terbesar sejak 29 September 2026. 

Spread Rp205.000 kembali ke level yang terakhir terlihat sebulan lalu dan menandai pemburukan kondisi penjual yang cukup signifikan dalam satu hari. Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 8,1% — naik tajam dari 7,2% kemarin.

Harga Terendah Baru Sejak Juli 2026, Oktober Resmi Jadi Bulan Terburuk 2026

Rp2.540.000 adalah level terendah baru yang belum pernah tercatat sejak pertengahan Juli 2026. Dengan harga ini, Oktober 2026 resmi menjadi bulan terburuk emas Antam sepanjang tahun — dari pembukaan Rp2.664.000 pada 1 Oktober 2026, harga hari ini berarti koreksi bulanan Rp124.000 atau sekitar 4,7% dalam 23 hari perdagangan. 

Ini melampaui koreksi bulanan September yang minus 2,6% dan menjadi yang terbesar sejak Mei 2026. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, koreksi kini mencapai Rp319.000 per gram atau sekitar 11,2% — semakin jauh melampaui ambang 10% yang pertama kali ditembus awal Oktober.

Dolar di Puncak Tahunan, Tekanan Akan Berlanjut Pekan Depan

Penutupan pekan ini mencerminkan tekanan yang datang dari penguatan dolar AS yang kini bergerak di level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. 

Indeks dolar yang kuat secara langsung menekan harga emas spot global, efek yang hari ini diperbesar oleh buyback yang anjlok jauh lebih dalam dari harga jual — sinyal bahwa Logam Mulia semakin berhati-hati dalam menyerap pasokan jual balik di tengah ketidakpastian arah harga. 

Memasuki pekan terakhir Oktober dan dua pekan jelang pertemuan The Fed 4-5 November 2026, tidak ada katalis positif yang terlihat jelas di cakrawala. Peluang pemangkasan November masih di kisaran 8%-10%. 

Support terakhir sebelum zona tidak terpetakan kini ada di Rp2.520.000 hingga Rp2.530.000 — dan dengan tren yang masih dominan turun, level itu bisa diuji pekan depan.