Tren Pasar

Harga Emas Antam Stagnan, Pasar Tunggu Arah Baru

  • Update emas Antam 22 September 2026: turun tipis Rp1.000 ke Rp2.627.000, buyback Rp2.462.000, spread Rp165.000 empat hari berturut, harga sideways pasca pemangkasan The Fed.
<p>Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp1.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.628.000 menjadi Rp2.627.000, Selasa, 22 September 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga turun Rp1.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.463.000 menjadi Rp2.462.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp165.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Selasa, 22 September 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.363.500
1 gramRp2.627.000
2 gramRp5.204.000
3 gramRp7.781.000
5 gramRp12.910.000
10 gramRp25.710.000
25 gramRp64.162.000
50 gramRp128.245.000
100 gramRp256.412.000
250 gramRp640.265.000
500 gramRp1.280.320.000
1.000 gramRp2.560.600.000

Sumber: Logam Mulia, 22 September 2026

Insight TrenAsia

Spread Rp165.000 Bertahan Empat Hari, Harga Praktis Diam di Tempat

Penurunan Rp1.000 hari ini adalah salah satu pergerakan terkecil yang pernah tercatat sepanjang 2026 — hanya terlampaui oleh kenaikan Rp1.000 pada 16 September 2026. Spread tidak bergerak dari Rp165.000 untuk hari keempat berturut sejak Jumat, 18 September 2026. 

Harga Rp2.627.000 dan Rp2.628.000 kemarin praktis identik — dalam dua hari terakhir emas Antam bergerak Rp1.000. Dari harga beli sekarang, break-even masih tercapai setelah kenaikan sekitar 6,3%.

Konsolidasi Ketat di Kisaran Rp2.620.000 hingga Rp2.640.000

Dalam lima hari perdagangan terakhir sejak Rabu, 17 September 2026, harga emas Antam bergerak dalam rentang yang sangat sempit — dari Rp2.623.000 di titik terendah hingga Rp2.638.000 di titik tertinggi, kisaran hanya Rp15.000. 

Konsolidasi sempit seperti ini setelah pemangkasan The Fed mencerminkan pasar yang sudah menyerap berita besar tapi belum punya katalis baru untuk bergerak ke salah satu arah secara meyakinkan. 

Dari puncak Agustus di Rp2.750.000 pada 26 Agustus 2026, jarak Rp123.000 per gram. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak Rp232.000 per gram atau sekitar 8,1%.

Pasar Menunggu Data Berikutnya, NFP Oktober Jadi Penentu Langkah The Fed

Stagnansi dua hari ini wajar di tengah minimnya rilis data ekonomi besar dari AS pekan ini. Pasca pemangkasan The Fed 17 September 2026, fokus pasar kini sepenuhnya beralih ke data yang akan menentukan apakah The Fed memangkas lagi di November 2026. 

Dua data paling berpengaruh adalah laporan ketenagakerjaan Non-Farm Payroll (NFP) yang rilis awal Oktober dan inflasi PCE yang menjadi acuan favorit The Fed. 

Selama kedua data itu belum rilis, harga emas Antam kemungkinan akan bergerak sideways di kisaran Rp2.615.000 hingga Rp2.650.000 — terlalu sempit untuk menghasilkan keuntungan jangka pendek, tapi cukup stabil untuk investor jangka menengah yang sudah masuk di bawah Rp2.620.000.