Tren Pasar

Harga Emas Antam Balik Arah Usai Tiga Hari Merah

  • Update emas Antam 10 September 2026: naik Rp15.000 ke Rp2.625.000, buyback Rp2.475.000 naik Rp15.000, spread Rp150.000 stabil jelang keputusan The Fed 16-17 September 2026.
<p>Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp15.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.610.000 menjadi Rp2.625.000, Kamis, 10 September 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga naik Rp15.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.460.000 menjadi Rp2.475.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp150.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Kamis, 10 September 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.362.500
1 gramRp2.625.000
2 gramRp5.200.000
3 gramRp7.775.000
5 gramRp12.900.000
10 gramRp25.735.000
25 gramRp64.212.000
50 gramRp128.345.000
100 gramRp256.612.000
250 gramRp640.765.000
500 gramRp1.281.320.000
1.000 gramRp2.562.600.000

Sumber: Logam Mulia, 10 September 2026

Insight TrenAsia

Spread Rp150.000 Bertahan Dua Hari, Masih Jauh dari Level Terburuk 2026

Harga jual dan buyback naik seragam Rp15.000 — spread tidak bergerak dari Rp150.000 untuk hari kedua berturut. Meski rekor dua puluh satu hari di Rp147.000 sudah berakhir kemarin, Rp150.000 masih termasuk level tersempit kedua yang pernah tercatat sepanjang 2026. 

Dibanding rekor terburuk di Rp335.000 pada 25 Juni 2026, spread hari ini hanya 44,8% dari angka itu. Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 5,7% — masih jauh lebih ringan dari kondisi Juni-Juli 2026.

Rebound Memutus Tiga Hari Koreksi, Tapi Baru Menutup Separuh Penurunan Rabu

Kenaikan Rp15.000 hari ini memutus rangkaian penurunan tiga hari berturut sejak Senin yang total menggerus Rp30.000 per gram. Tapi kenaikan ini baru menutup separuh dari total koreksi tersebut. 

Harga Rp2.625.000 masih Rp15.000 di bawah level awal pekan di Rp2.640.000 dan Rp45.000 di bawah puncak pekan lalu di Rp2.670.000. 

Dari titik terendah Agustus di Rp2.599.000 pada 5 Agustus 2026, jarak kini Rp26.000 per gram — bantalan yang tipis mengingat volatilitas yang masih bisa terjadi menjelang The Fed. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak masih Rp234.000 per gram atau sekitar 8,2%.

Enam Hari Menuju The Fed, Ketidakpastian Lebih Tinggi dari Sepekan Lalu

Kenaikan hari ini terjadi setelah pasar mencerna lebih dalam data CPI AS kemarin dan menyadari bahwa meski inflasi sedikit lebih tinggi dari ekspektasi, besarannya tidak cukup dramatis untuk sepenuhnya menutup pintu pemangkasan September 2026. 

Peluang pemangkasan 25 bps di pasar swap suku bunga sedikit pulih ke kisaran 67% dari 62% kemarin — pasar masih memperkirakan pemangkasan sebagai skenario mayoritas, tapi dengan keyakinan yang jauh lebih rendah dari 85% awal pekan. 

Dalam enam hari ke depan sebelum The Fed mengumumkan keputusan pada 16-17 September 2026, tidak ada lagi rilis data ekonomi besar yang bisa secara signifikan mengubah ekspektasi. 

Dua skenario yang perlu disiapkan: jika The Fed memangkas 25 bps dan Powell memberi sinyal pemangkasan lanjutan, harga emas Antam berpeluang melonjak ke Rp2.700.000 hingga Rp2.750.000 dalam dua hari pasca pengumuman. 

Jika The Fed menahan dan mengisyaratkan kehati-hatian, koreksi menuju Rp2.570.000 hingga Rp2.590.000 menjadi skenario yang perlu diantisipasi.