Tren Pasar

Harga Emas Antam Balik Arah Setelah 4 Hari Beruntun Merah

  • Update emas Antam 10 Juli 2026: naik Rp17.000 ke Rp2.650.000, buyback Rp2.405.000 naik Rp22.000, rebound setelah empat hari beruntun merah mengikuti emas global.
<p>Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp17.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.633.000 menjadi Rp2.650.000, Jumat, 10 Juli 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia naik lebih besar, sebesar Rp22.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.383.000 menjadi Rp2.405.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp245.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Jumat, 10 Juli 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.375.000
1 gramRp2.650.000
2 gramRp5.250.000
3 gramRp7.850.000
5 gramRp13.025.000
10 gramRp25.995.000
25 gramRp64.862.000
50 gramRp129.645.000
100 gramRp259.212.000
250 gramRp647.765.000
500 gramRp1.295.320.000
1.000 gramRp2.590.600.000

Sumber: Logam Mulia, 10 Juli 2026

Insight TrenAsia

Buyback Naik Lebih Besar, Spread Menyempit ke Rp245.000

Kabar baik hari ini datang dari dua arah. Buyback naik Rp22.000 sementara harga jual naik Rp17.000 — selisih Rp5.000 yang langsung menyempitkan spread dari Rp250.000 kemarin ke Rp245.000. Ini arah yang menguntungkan penjual. 

Dalam dua hari terakhir, buyback sudah naik total Rp22.000 sementara tren normalisasi spread dari puncak Rp335.000 pada 25 Juni 2026 berlanjut. Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 9,2%.

Memutus Empat Hari Koreksi, Didorong Rebound Emas Global

Kenaikan Rp17.000 hari ini memutus rangkaian penurunan empat hari berturut sejak Senin, 6 Juli 2026. Pemicunya jelas dari pasar global: harga emas spot dunia naik 1,1% ke USD4.122,15 per troy ounce setelah sempat menyentuh level terendah sejak 1 Juli 2026. 

Kenaikan emas global didorong aksi beli setelah harga dianggap sudah terlalu murah, ditambah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas dan mendorong permintaan emas sebagai aset lindung nilai. Kenaikan hari ini baru menutup sekitar 46% dari total koreksi empat hari sebesar Rp37.000 per gram.

Tutup Pekan dengan Catatan Positif, Tapi Tren Jangka Pendek Masih Lemah

Emas Antam menutup pekan ini di Rp2.650.000 — naik dari pembukaan Senin di Rp2.670.000, artinya secara mingguan masih turun bersih Rp20.000 per gram. Puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026 masih Rp209.000 di atas harga hari ini atau sekitar 7,9% yang perlu ditempuh. 

Pekan depan, pasar akan mencermati perkembangan negosiasi dagang AS yang masih tidak menentu dan pertemuan The Fed pada 29-30 Juli 2026 sebagai katalis berikutnya yang bisa mengubah arah tren secara lebih signifikan.