BI Rate Rilis, IHSG Siap 8.400! Pantau MEDC, ADMR dan TOBA
- IHSG diprediksi menguat uji level 8.400 hari ini jelang rilis suku bunga BI. Jangan ragu, curi start serok 5 saham andalan Phintraco dari MEDC hingga BBYB.

Alvin Bagaskara
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, berpeluang besar untuk melanjutkan tren penguatan. Analis pasar modal dari Phintraco Sekuritas memprediksi indeks kebanggaan nasional tersebut akan berupaya menguji level rintangan di angka 8.350 hingga 8.400.
Sebelumnya, pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026, indeks ditutup melonjak signifikan hingga menyentuh angka 8.310. Penguatan sebesar 1,19% tersebut didorong oleh tingginya tingkat optimisme para pelaku pasar modal setelah sukses melewati masa libur panjang perayaan Tahun Baru Imlek.
Di tengah momentum penguatan indeks gabungan tersebut, para pelaku pasar modal sangat disarankan untuk tetap fokus. Terdapat lima saham pilihan menarik yang direkomendasikan secara khusus bagi para investor ritel guna memaksimalkan potensi keuntungan di bursa efek tingkat nasional.
1. Analisis Teknikal Indeks
Secara teknikal, pergerakan indikator pada grafik harian bursa terpantau berhasil membentuk pola persilangan emas atau golden cross. Kondisi teknikal tersebut semakin diperkuat oleh adanya kenaikan volume pembelian saham secara masif yang dilakukan oleh para investor ritel domestik.
Indikator momentum stochastic masih terpantau bergerak stabil di area pivot, sementara indeks sukses ditutup di atas level MA5. Kondisi teknikal tersebut menjadi landasan kokoh bagi penguatan lanjutan. "IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan menguji level 8.350-8.400," tulis tim riset Phintraco Sekuritas pada Kamis, 19 Februari 2026.
2. Sentimen Optimisme Domestik
Katalis positif dari dalam negeri utamanya berasal dari tingginya ekspektasi publik terhadap stabilitas kondisi makroekonomi nasional. Para pelaku pasar juga sangat mengantisipasi rilis kinerja laporan keuangan emiten serta agenda pembagian dividen tunai bernilai jumbo dalam waktu dekat ini.
Tingginya euforia belanja saham tersebut berhasil membuat seluruh sektor industri di bursa saham nasional kompak mencatatkan rapor hijau. Peningkatan transaksi paling besar sukses dibukukan oleh emiten yang bergerak di sektor transportasi dengan volume perdagangan yang sangat fantastis.
3. Tekanan Nilai Tukar
Meskipun indeks saham berhasil mencatatkan kinerja gemilang, kewaspadaan tinggi tetap diperlukan untuk menyikapi pergerakan kurs valuta asing. Nilai tukar mata uang rupiah justru terpaksa ditutup melemah pada level Rp16.885 terhadap dolar Amerika Serikat di pasar spot uang global.
Pelemahan mata uang garuda tersebut berjalan seiring dengan tren penguatan indeks dolar Amerika Serikat secara menyeluruh. Para investor ritel wajib mencermati dinamika pergerakan valuta asing ini agar dapat menyesuaikan strategi portofolio investasi mereka dengan sangat cepat dan akurat.
4. Keputusan Suku Bunga
Fokus utama para investor di pasar modal pada hari ini tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Pengumuman arah kebijakan moneter bank sentral sangat dinantikan publik guna menentukan strategi alokasi portofolio investasi pada penghujung kuartal pertama tahun ini.
Otoritas moneter diprediksi akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada level 4,75% demi menjaga stabilitas perekonomian nasional secara optimal. "Deposit Facility Rate tetap pada 3,75% dan Lending Facility Rate tetap di level 5,5%," ungkap tim riset Phintraco Sekuritas.
5. Deretan Saham Pilihan
Menyikapi sentimen tersebut, tim analis merilis daftar rekomendasi saham andalan harian. Aset milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) seharga Rp1.685 naik 6,65% serta saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) senilai Rp1.965 yang melesat 5,36% layak dikoleksi.
Saham PT TBS Energi Utama Tbk seharga Rp765 naik 6,99% dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk di Rp980 menguat 5,95% turut direkomendasikan. Lengkap dengan PT Bank Neo Commerce Tbk di Rp392 melonjak 4,81%. "Top picks meliputi MEDC, ADMR, TOBA, EMTK dan BBYB," tutupnya.

Alvin Bagaskara
Editor
