Tren Pasar

Analis Soroti AMMN, CTRA, CUAN, dan WIRG Saat Rekor IHSG

  • IHSG yang baru mencetak rekor tertinggi dinilai masih berpeluang melanjutkan penguatan.
IHSG Ditutup Menguat-5.jpg
Karyawan berkatifitas dengan latar layar monitor pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, 8 September 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk trading pada Kamis, 15 Januari 2026. Saham yang masuk daftar rekomendasi antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Wir Asia Tbk (WIRG).

Ciptadana menilai arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pasca mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) masih berpeluang melanjutkan penguatan, meski potensi konsolidasi jangka pendek tetap terbuka.

Saham AMMN menjadi salah satu pilihan utama. Pada perdagangan Rabu (14/1), AMMN turun tipis 0,31% dan ditutup di level Rp8.075. Meski terkoreksi ringan, arah pergerakan saham ini dinilai telah berbalik ke tren naik setelah sebelumnya berada dalam tren turun. 

Selama harga bertahan di atas area Rp7.100–7.700, peluang kenaikan jangka menengah masih terbuka dengan target di kisaran Rp8.700–9.200. Ciptadana menyarankan beli saat harga melemah di sekitar Rp7.950 dengan batas rugi di Rp7.825 dan target ambil untung di Rp8.450.

Sementara itu, saham CTRA ditutup menguat 4,02% ke level Rp905. Meski demikian, pergerakan saham pengembang properti ini masih berada dalam fase konsolidasi dan belum membentuk tren naik yang solid. Area Rp845–870 dipandang sebagai zona penopang penting. 

Sinyal penguatan yang lebih kuat baru akan terbentuk jika harga mampu menembus Rp945. Untuk sementara, CTRA dinilai lebih cocok untuk trading jangka pendek, dengan strategi beli spekulatif di Rp905, cut loss di Rp855, dan target di kisaran Rp945–965.

Untuk saham CUAN, Ciptadana menilai tren jangka panjang masih positif meski saat ini sedang mengalami koreksi jangka menengah. CUAN ditutup turun 1,04% ke level Rp1.910. Area Rp1.880–2.010 menjadi zona penopang krusial. 

Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang rebound masih cukup besar dengan target teknikal di kisaran Rp2.300–2.450. Strategi yang disarankan adalah beli saat harga melemah di sekitar Rp1.870, dengan cut loss di Rp1.830 dan target ambil untung di Rp2.050.

Adapun saham WIRG ditutup menguat 5,05% ke level Rp104. Meski mengalami kenaikan tajam, Ciptadana menilai tren jangka panjang saham ini masih cenderung menurun. Saat ini, harga WIRG bergerak di dekat area penopang penting yang berada di kisaran Rp70–74. Untuk saham ini, strategi yang disarankan adalah beli spekulatif di sekitar Rp104, dengan batas rugi di Rp98 dan target ambil untung di Rp112–115.

Grafik Pergerakan IHSG

Illustration

Sumber: Ciptadana Sekuritas

Di sisi lain, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 84 poin atau 0,94% ke level 9.033, sekaligus mencetak rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di rentang 8.980–9.049, dengan saham BREN, DSSA, dan BRMS menjadi penopang utama penguatan.

Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren naik yang kuat dengan pola higher high dan higher low yang terjaga. Selama indeks mampu bertahan di atas garis tren naik utama, peluang penguatan lanjutan masih terbuka. 

Namun, indikator stochastic yang berada di kisaran 75–78 menunjukkan kondisi mendekati jenuh beli, sehingga potensi konsolidasi atau koreksi ringan dalam jangka pendek perlu diwaspadai. Ciptadana memperkirakan, jika IHSG mampu menembus dan bertahan di atas level 9.000, maka target penguatan berikutnya terbuka menuju area 9.300–9.450.