Taylor Swift Jadi Wanita Termuda yang Masuk Songwriters Hall of Fame
- Taylor Swift resmi mencatatkan namanya sebagai musisi wanita termuda yang dilantik ke dalam Songwriters Hall of Fame.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Taylor Swift resmi mencatatkan namanya sebagai musisi wanita termuda yang dilantik ke dalam Songwriters Hall of Fame.
Pencapaian ini hadir setelah beberapa tahun gemilang bagi penyanyi pop berusia 36 tahun tersebut, yang kembali memecahkan rekor penjualannya sendiri lewat album terbarunya, The Life of a Showgirl, yang dirilis pada Oktober lalu.
Dilansir dari BBC, berdasarkan situs resmi Songwriters Hall of Fame, rekor sebelumnya dipegang oleh Stevie Wonder yang menjadi induksi termuda pada usia 32 tahun pada 1983.
Selain Taylor Swift, sejumlah nama besar juga akan dilantik sebagai bagian dari kelas Songwriters Hall of Fame 2026, di antaranya Walter Afanasieff, Terry Britten dan Graham Lyle, Paul Stanley dan Gene Simmons dari KISS, Kenny Loggins, Alanis Morissette, serta Christopher “Tricky” Stewart.
Penyanyi tersebut akan diterima sebagai anggota klub bergengsi itu dalam sebuah upacara di Marriott Marquis Hotel, New York City, 11 Juni mendatang.
Semuanya Berawal dari Lagu dan Penciptanya

Didirikan pada tahun 1969, Songwriters Hall of Fame memberikan penghargaan kepada para penulis lagu yang karyanya mewakili spektrum lagu-lagu paling populer dari buku lagu musik populer dunia.
Setiap tahun, lembaga ini hanya memilih sejumlah kecil musisi untuk dilantik, dan selama lima dekade terakhir, jumlah anggota yang diterima masih belum mencapai 500 orang.
Saat pengumuman daftar penerima tahun ini, ketua Songwriters Hall of Fame sekaligus vokalis band Chic, Nile Rodgers, menyampaikan bahwa jajaran musisi terpilih tahun ini tidak hanya menghadirkan lagu-lagu ikonik, tetapi juga merepresentasikan persatuan lintas genre musik.
“Para penulis lagu ini telah memberikan dampak yang mendalam pada kehidupan miliaran pendengar di seluruh dunia, dan merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk menghargai kontribusi mereka,” tambahnya.
Taylor Swift dikenal sebagai salah satu musisi dengan penjualan tertinggi sepanjang masa, dengan kesuksesan yang diraihnya melalui 12 album studio serta empat album rekaman ulang bertajuk Taylor’s Version.
Pada tahun lalu, ia mengumumkan telah berhasil membeli kembali hak atas enam album pertamanya, sekaligus mengakhiri perselisihan panjang yang banyak disorot publik terkait kepemilikan karya musiknya.
- Baca Juga: 10 Album Terlaris Taylor Swift, 1989 Unggul
Album terbarunya pun mencatatkan pencapaian besar dengan meraih minggu pembukaan terbesar di Inggris pada 2025, setelah terjual sebanyak 304.000 kopi hanya dalam waktu tiga hari.
Sepanjang kariernya, Taylor Swift telah mengoleksi berbagai penghargaan bergengsi, termasuk mencetak sejarah sebagai artis pertama yang memenangkan Grammy Album of the Year sebanyak empat kali.

Distika Safara Setianda
Editor
