Tak Hanya karena COVID-19, Inilah Penyebab Hidung Tidak Dapat Mencium Bau Lagi
Inilah penyebab hidung tidak dapat mencium bau lagi, bukan hanya karena infeksi COVID-19

Justina Nur Landhiani
Author


Ilustrasi kehilangan kemampuan mencium bau/freepik.com
(Istimewa)JAKARTA – Tak hanya berfungsi sebagai alat pernapasan, hidung juga berguna sebagai alat indra untuk mencium bau atau aroma. Namun, ada beberapa kondisi yang membuat hidung tidak dapat mencium bau lagi, seperti terkena infeksi COVID-19.
Meski begitu, tak hanya infeksi COVID-19 yang menyebabkan hidung tak lagi bisa mencium bau. Ada beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan manusia kehilangan indra penciuman.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Berikut penjelasannya.
Diabetes
Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan organ. Selain itu, ada kemungkinan bahwa diabetes dapat memengaruhi sistem endokrin yang mencakup semua kelenjar penghasil homon di tubuh dan akhirnya mengganggu indra penciuman.
Polip hidung
Polip adalah tumor non kanker namun tidak terasa menyakitkan, tidak nyeri tapi dapat mengakibatkan hidung menjadi tersumbat. Bukan hanya hidung yang tersumbat, tapi polip juga dapat menghalangi molekul bau mencapai sel dalam hidung.
- Cara Menghilangkan Kecemasan Saat Rapat Online
- Tips Bekerja dari Rumah atau WFH Ketika Kasus COVID-19 Kembali Naik
- Tandatangani Kontrak, David Guetta Resmi Bergabung dengan Warner Music
Neurodegenerative disease
Jika Anda mengalami penurunan indera penciuman, sebaiknya segera konsultasi dan periksakan kondisi Anda ke dokter. Kondisi kehilangan kemampuan mencium bau ini bisa menjadi gejala awal dari timbulnya penyakit neurodegenerative disease seperti Alzheimer atau Parkinson.
