Sering Lupa Nama Padahal Baru Kenalan, Kok Bisa?
- Kunci utama untuk mengingat nama seseorang saat perkenalan adalah dengan fokus

Rumpi Rahayu
Author


JAKARTA - Sering kita bertemu orang baru di sekolah, tempat kerja, pusat perbelanjaan atau mungkin orang acak di pinggir jalan. Kemudian kita saling berkenalan dengan menyebutkan nama satu sama lain.
Namun, tak butuh waktu lama Anda tiba-tiba lupa siapa nama mereka. Akan canggung sekali jika bertanya namanya lagi akhirnya Anda berpura-pura mengingat namanya hingga percakapan selesai.
Mengapa ini kerap terjadi kepada Anda? Tenang! Anda tidak sendirian. Hal yang paling utama, tidak perlu menyalahkan daya ingat Anda, karena ini tidak ada hubungannya sama sekali.
Faktanya, alasan Anda kesulitan mengingat nama seseorang adalah karena fokus Anda terganggu saat pertama kali mendengar nama mereka. Anda mungkin lebih tertarik pada kesan seperti apa orang itu dari pada apa yang mereka katakan. Biasanya penampilan seseorang juga menjadi distraksi utama yang bisa memecah fokus Anda dalam mengingat nama.
- Apa Itu Efek Mandela?
- GoTo Rombak Kepengurusan, Ada Agus Martowardojo hingga Patrick Walujo di Jajaran Calon Komisaris
- Baru IPO, Pelita Teknologi Global (CHIP) Pede Bakal Bagi Dividen Tahun Ini
Jadi kunci utama untuk mengingat nama seseorang saat perkenalan adalah dengan fokus. Awalnya ini memang sedikit sulit dilakukan sehingga Anda perlu membiasakan diri agar Anda dapat melakukannya secara otomatis untuk ke depannya.
Setelah fokus, cobalah untuk mengulang nama orang tersebut dengan keras dan lantang tepat setelah mereka memberitahu nama mereka. Contoh ketika mereka memperkenalkan diri mereka sebagai Budi, segera katakan sesuatu seperti “Senang bertemu dengan Anda Budi.” Langkah ini akan membantu Anda memasukkan nama lawan bicara ke dalam kepala Anda.
Langkah selanjutnya adalah setiap kali Anda melihat orang itu, ucapkanlah namanya di dalam hati Anda hingga Anda benar-benar mengingat namanya tanpa harus berfikir keras.
Bisa mengingat nama seseorang tentu membawa manfaat tersendiri bagi Anda. Bayangkan Anda berada di suatu kelompok orang yang baru saja bertemu untuk pertama kalinya dan Anda adalah satu-satunya orang yang bisa mengingat nama teman baru Anda.
Persepsi apa yang akan dimiliki orang tentang Anda? Mereka pasti akan menganggap Anda sebagai orang yang penuh apresiasi dan percaya diri.

Yosi Winosa
Editor
