Makeup 2016 Bangkit; Lipstik Matte hingga Alis Mata Tebal
- Kembalinya tren makeup 2016 kali ini merupakan versi yang lebih dewasa dan sempurna.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Sejak awal tahun baru, gelombang nostalgia tahun 2016 perlahan mulai menguasai media sosial. Mulai dari mengenang musik tahun itu hingga suasana santai dan menyenangkan khas musim panas 2016, FYP TikTok dipenuhi dengan berbagai referensi tentang tahun tersebut.
Dan jika melihat unggahan-unggahan di feed Instagram kita, tanda-tandanya sudah jelas, dari gaya fashion hingga tampilan kecantikan yang menjadi ciri khas era itu, semuanya kembali muncul. Meskipun 2016 secara keseluruhan selalu meninggalkan kenangan indah, tak bisa dipungkiri bahwa makeup dari tahun itu kini kembali menjadi tren.
Instagram Face menguasai segalanya, gaya makeup yang besar, mencolok, dan dramatis, dirancang agar terlihat sempurna di feed Instagram yang tertata rapi. Bibir dibuat matte dan overdrawn, terinspirasi oleh Lip Kits ikonik Kylie Jenner.
Alis tebal dan terdefinisi, berkat pomade Dipbrow dari Anastasia Beverly Hills. Kontur dipertegas, cut crease tajam, dan warna makeup sangat intens. Semua itu jauh berbeda dari tampilan natural yang halus ala “clean girl aesthetic” yang populer di awal 2020-an.
Sekarang, dengan kerinduan millennial yang bertepatan dengan romantisasi Gen Z terhadap generasi sebelumnya, era 2016 pun kembali hadir dalam rutinitas kecantikan kita.
Tanda-tanda kebangkitan tren 2016 mulai muncul berkat Kylie Jenner sendiri, yang merayakan ulang tahun ke-10 Kylie Cosmetics pada bulan Oktober dengan tampilan bibir matte, rambut dicat dip-dye warna teal, dan kemudian pink bubblegum, semua mengingatkan pada era “King Kylie” (persona media sosialnya yang edgy di tahun 2010-an).
Beauty entrepreneur sekaligus pendiri Lilly Lashes, Lilly Ghalichi, mengatakan kembalinya tren makeup 2016 kali ini merupakan versi yang lebih dewasa dan sempurna.
“Glam 2016 kembali dan terasa lebih baik, terutama tampilan bulu mata. Bayangkan bulu mata runcing, dramatis, berlapis dengan ujung melebar yang memberi kesan energi tokoh utama,” kata Lilly, dilansir dari Pure Wow.
Lilly menyebutkan pendekatan saat ini jauh lebih praktis. Dengan adanya bulu mata palsu individual dan teknologi magnet, tampilan dramatis bisa dicapai dengan lebih mudah tanpa repot.
“Saya melihat gaya lama diterapkan dengan cara yang lebih cerdas, seperti kelopak mata glossy yang terlihat seperti kaca, bukan lengket,” ujarnya.
“Rona copper eyeshadow tipis seolah baru pulang dari pantai, eyeliner tipis namun pekat, serta kulit bercahaya dengan bronzer yang terasa seperti perpaduan highlighter dan sinar matahari,” imbuhnya.
Dengan demikian, gaya makeup 2016 yang kembali populer kini hadir dalam versi yang lebih modern, meninggalkan tampilan kulit yang super matte. Foundation lebih ringan, dan blush on tampak glowing, sesuai dengan tren makeup beberapa tahun terakhir.
Namun, kunci gaya makeup 2016 tetap nertahan dengan alis tegas, riasan mata yang berani dengan bulu mata dramatis, serta bibir yang dirias dengan lipstik matte.
Sejumlah pakar kecantikan juga mulai memutar balik waktu di media sosial. Musim panas lalu, makeup artist Mikayla Nogueira membagikan tutorial TikTok tentang cara membuat tampilan glam 2016 terasa segar.
Sementara kreator kecantikan Sean Anthony yang melewatkan tren itu karena saat itu baru berusia 9 tahun, baru-baru ini menampilkan gaya tersebut untuk pengikutnya, lengkap dengan segitiga concealer khas era itu.
Kebangkitan tren ini sudah terlihat pada beberapa selebriti paling populer diperbincangkan di 2026. Contohnya, nominasi Oscar Teyana Taylor tampil dengan gaya glam 2016 penuh saat menghadiri Golden Globe (dan membawa pulang kemenangan besar).
Sementara itu, Sabrina Carpenter dikenal memadukan alis tebal dan bibir matte dengan bulu mata babydoll yang dramatis, gaya bulu mata ini diprediksi akan kembali populer, bahkan bagi kita yang tidak sedang tampil di arena yang penuh penonton.

Distika Safara Setianda
Editor
