Jangan Balas Dendam! Ini Tips Jaga Pola Makan Ideal Pasca-Ramadan
- Tips menjaga pola makan sehat pasca-Ramadan, gunakan metode intermittent fasting, perbanyak protein, dan hindari makanan manis untuk jaga berat badan ideal.

Ananda Astri Dianka
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Berakhirnya bulan Ramadan sering kali diikuti dengan perubahan pola makan yang drastis, atau yang populer disebut dengan 'balas dendam'. Menanggapi hal ini, Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Prof. Hardinsyah, mengingatkan masyarakat agar menjadikan momentum puasa sebagai titik balik untuk membangun pola hidup sehat berkelanjutan melalui metode intermittent fasting.
TrenAsia.id – Transisi dari pola makan puasa kembali ke rutinitas harian menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga stabilitas metabolisme tubuh. Prof. Hardinsyah menjelaskan bahwa pola makan pascapuasa sebenarnya bisa diadaptasi menggunakan pendekatan intermittent fasting (puasa intermiten).
Metode ini dilakukan dengan membatasi asupan dari segi jumlah, jenis, serta jendela waktu makan yang ketat. Tujuan utamanya adalah menurunkan kadar lemak tubuh dan menekan risiko penyakit metabolik, seperti diabetes yang sering mengintai akibat konsumsi gula berlebih saat lebaran.
Ubah Mindset, Bukan Sekadar Menahan Lapar
Menurut Prof. Hardinsyah, konsistensi adalah ujian sesungguhnya setelah bulan suci berakhir. Mempertahankan berat badan ideal memerlukan tekad kuat untuk mengubah pola pikir.
“Setelah bulan puasa, ujiannya akan lebih serius untuk mengubah mindset. Biasakan diri dengan intermittent fasting dan mempraktikkannya tanpa mengharapkan pahala (sebagai rutinitas kesehatan),” jelasnya.
Strategi Transisi Pola Makan Sehat
Agar tubuh tidak kaget dan tetap bugar, berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan:
- Sarapan Rutin: Membiasakan sarapan pagi terbukti efektif menekan risiko kolesterol.
- Modifikasi Makan Siang: Mengurangi porsi atau melewatkan makan siang jika aktivitas tidak terlalu berat, dibarengi dengan asupan air putih yang cukup.
- Olahraga Sore: Tetap aktif bergerak pada sore hari untuk menjaga metabolisme.
- Kendali Makanan Instan: Membatasi konsumsi makanan berlemak, manis, dan makanan instan yang biasanya melimpah di meja makan pasca-lebaran.
Buah sebagai Senjata Lawan Nafsu Makan
Sebagai alternatif sehat, mengonsumsi buah-buahan segar sangat disarankan untuk menekan keinginan mengonsumsi camilan tinggi gula dan lemak. Selain itu, pergeseran porsi makan dengan memperbanyak protein dibandingkan karbohidrat sangat direkomendasikan, terutama untuk menjaga massa otot.
“Kalau berat badan menurun menjadi normal, maka harus dipertahankan. Jika dalam dua minggu lingkar pinggang terasa bertambah, itu tanda pola makan harus segera disesuaikan kembali,” pungkas Prof. Hardinsyah.

Ananda Astri Dianka
Editor
