Tren Leisure

Geser Scarlett Johansson, Zoe Saldana Jadi Aktor dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa

  • Peraih Academy Award, Zoe Saldaña, resmi dinobatkan sebagai aktor dengan pendapatan box office tertinggi sepanjang masa berkat film “Avatar: Fire and Ash.”
Zoe Saldaña.
Zoe Saldaña. (Michael Buckner/Variety)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Peraih Academy Award, Zoe Saldaña, resmi dinobatkan sebagai aktor dengan pendapatan box office tertinggi sepanjang masa berkat film “Avatar: Fire and Ash.”

Saldaña tercatat membintangi tiga film terlaris sepanjang sejarah, yakni “Avatar” (2009) dan sekuelnya “The Way of Water” (2022) yang masing-masing menempati peringkat pertama dan ketiga, serta “Avengers: Endgame” (2019) yang berada di posisi kedua.

Dilansir dari Variety, dia juga menjadi aktris pertama yang tampil dalam empat film dengan pendapatan global lebih dari US$2 miliar, termasuk “Avengers: Infinity War” (2018).

Selain waralaba “Avatar” dan perannya di Marvel Cinematic Universe sebagai Gamora, yang muncul dalam tiga film “Guardians of the Galaxy,” Saldaña juga memerankan Nyota Uhura dalam trilogi “Star Trek,” yang secara keseluruhan meraup pendapatan lebih dari US$1 miliar di seluruh dunia.

Hingga 2024, total pendapatan box office global dari film-film yang dibintangi Zoe Saldaña telah melampaui US$14 miliar, menempatkannya sebagai aktor dengan pendapatan tertinggi ketiga di dunia, di bawah dua bintang Marvel Cinematic Universe, Scarlett Johansson dan Samuel L. Jackson.

Namun, posisinya melesat ke peringkat pertama setelah perilisan film ketiga “Avatar” pada Desember lalu, yang hingga kini telah meraup US$1,23 miliar. Dengan tambahan tersebut, total pendapatan gabungan film-film Saldaña kini mencapai US$15,47 miliar atau sekitar Rp260 triliun, berdasarkan perhitungan dari The Numbers.

Saldaña mengunggah sebuah video di media sosial untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantunya mencapai pencapaian tersebut.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya atas perjalanan luar biasa yang mengantarkan saya menjadi aktor film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa hari ini,” ujarnya sambil tersenyum lebar.

“Pencapaian ini sepenuhnya terwujud berkat waralaba yang luar biasa dan para kolaborator yang beruntung bisa saya ajak bekerja sama, serta setiap sutradara yang telah memberikan kepercayaan kepada saya,” imbuhnya.

Saldaña kemudian menyampaikan apresiasi kepada sutradara “Star Trek” J.J. Abrams, duo sutradara “Avengers” Joe dan Anthony Russo, pembuat film “Guardians” James Gunn, serta yang paling utama, sutradara “Avatar” James Cameron.

Zoe Saldaña. (variety)

Ia berterima kasih karena mereka percaya pada potensinya, melihat sesuatu dalam dirinya yang tidak selalu ia sadari, dan terus menantangnya untuk memberikan yang terbaik. Menurut Zoe Saldaña, kepercayaan, arahan, dan visi mereka tidak hanya membentuk film-film tersebut, tetapi juga membentuk dirinya sebagai seorang seniman.

Ucapan terima kasih terakhir ia tujukan kepada para penggemar di seluruh dunia. Ia menyebut dukungan, semangat, dan loyalitas yang tak tergoyahkan dari para penggemar sebagai fondasi utama dari pencapaian ini.

Saldaña menegaskan semua ini tidak akan terwujud tanpa kehadiran dan antusiasme para penggemar dari waktu ke waktu.

“Pencapaian ini adalah milik kita bersama. Saya sangat berterima kasih dan merasa rendah hati,” ujarnya. Ia pun menutup pesannya dengan harapan agar pemecah rekor berikutnya adalah seorang perempuan.

Saldaña menjalani tahun yang gemilang pada 2025. Pada Maret, ia meraih Piala Oscar untuk kategori aktris pendukung terbaik berkat penampilannya yang mencuri perhatian dalam film “Emilia Pérez,” sekaligus mencatat sejarah sebagai orang Amerika berdarah Dominika pertama yang memenangkan Academy Award.

Film musikal berani garapan sineas Jacques Audiard tersebut juga mengantarkan Saldaña meraih berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari ajang Festival Film Cannes, tempat film itu pertama kali diputar hingga menyapu bersih musim penghargaan dengan kemenangan SAG Award, BAFTA Award, Golden Globe, dan Critics Choice Award.

Dalam “Avatar: Fire and Ash,” Saldaña kembali memerankan Neytiri, seorang pejuang Na’vi, yang hubungannya dengan prajurit manusia yang menjadi pemimpin Na’vi, Jake Sully (Sam Worthington), menjadi fokus utama cerita waralaba ini.

Untuk mengubah aktris Afro-Latina ini menjadi makhluk humanoid berkulit biru setinggi 8 kaki, film ini menggunakan teknologi performance capture inovatif yang dikembangkan oleh sutradara James Cameron.

“Alasan mengapa dunia ini terasa begitu nyata bagi banyak orang adalah karena akting menjadi elemen paling penting bagi Jim,” jelas Saldaña.

“Performance capture memberi aktor kemampuan untuk tidak terlalu bergantung pada hal-hal yang terkadang bisa sangat mengganggu dalam film live-action biasa. Teknologi ini memberikan hadiah berupa koneksi yang mendalam, memungkinkan kita menaruh seluruh hati dan energi ke dalam adegan, ke dalam momen itu.”

Saldaña diperkirakan akan kembali membintangi “Avatar 4” (dijadwalkan tayang Desember 2029) dan “Avatar 5” (direncanakan rilis Desember 2031), sehingga besar kemungkinan ia akan terus meraup pendapatan box office yang tinggi.