Tren Leisure

Bertemu Prabowo di AS, Todd Boehly Siap Bawa Chelsea ke RI?

  • Presiden Prabowo bertemu Todd Boehly sang pemilik Chelsea dan LA Lakers di AS. Simak rincian saham konsorsiumnya serta rencana tur klub raksasa ke Indonesia.
1000020537.jpg.jpg

JAKARTA, TRENASIA.ID - Momen diplomatik bernuansa olahraga kembali mewarnai agenda kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Amerika Serikat. Di tengah pertemuan sangat strategis bersama belasan raksasa investasi dunia, terselip sebuah kejutan istimewa dari pemilik klub papan atas asal wilayah London Barat.

Presiden secara langsung menerima seragam resmi klub sepak bola raksasa Liga Inggris yakni Chelsea dari tangan Todd Boehly pada hari Jumat, 20 Februari 2026. Jersey berwarna biru ikonik tersebut dihiasi nomor punggung dua puluh empat milik kapten Reece James beserta tanda tangannya.

Momen pemberian cendera mata tersebut terjadi di sela agenda pertemuan kenegaraan dengan dua belas taipan investasi global di kota Washington. Turut mendampingi kepala negara dalam sesi diskusi bisnis yang sangat krusial tersebut adalah Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani.

1. Janji Tur Pramusim Olahraga

Kabar jauh lebih menggembirakan segera datang seusai pertemuan tingkat tinggi yang digelar secara tertutup tersebut. Rosan mengungkapkan bahwa sang nakhoda perusahaan Eldridge Industries ternyata tidak sekadar memberikan jersey, namun juga membawa sebuah komitmen besar berskala internasional yang sangat masif.

Miliarder Amerika Serikat itu berjanji akan segera membawa klub sepak bola Chelsea beserta tim basket Los Angeles Lakers menuju Tanah Air. "Dia berjanji mau bawa klub Chelsea dan Lakers ke Indonesia untuk kerja sama dan melakukan pertandingan," kata Menteri Rosan.

Tentu saja rencana kedatangan para bintang olahraga dunia ini menjadi angin segar bagi jutaan penggemar setia di Indonesia. Mereka memimpikan momen langka untuk melihat langsung para pemain idola berlaga memukau di Stadion Utama Gelora Bung Karno ataupun di Indonesia Arena.

2. Kerajaan Bisnis Todd Boehly

Info saja, Todd Boehly adalah pendiri Eldridge Industries yang membangun kerajaan bisnis raksasa. Portofolionya mencakup raksasa Liga Inggris Chelsea, klub Prancis RC Strasbourg, baseball Los Angeles Dodgers, basket Los Angeles Lakers, serta Penske Media Corporation induk dari Billboard, Rolling Stone, The Hollywood Reporter, dan Variety.

Menilik rincian struktur kemitraan resminya, Todd Boehly sejatinya merupakan salah satu wajah utama pemilik klub sepak bola Chelsea. Meski menduduki kursi strategis sebagai ketua klub bergengsi tersebut, porsi kepemilikan saham individunya rupanya hanya berkisar pada level 12,8% hingga 13%.

Sementara itu, jejak investasi Boehly pada tim basket bergengsi Los Angeles Lakers juga baru saja mengalami sebuah perombakan masif. Lewat manuver akuisisi besar pada bulan Oktober tahun 2025, ia kini memegang status kuat sebagai mitra terbatas dalam menguasai 85% saham klub penguasa NBA itu.

3. Magnet Raksasa Investasi

Selain kehadiran Todd Boehly selaku bos besar dari dua klub olahraga ternama, meja pertemuan bilateral juga turut dikelilingi oleh para tokoh kunci perekonomian global. Para pemodal kakap internasional tampak antusias hadir untuk menyimak arah kebijakan ekonomi rezim pemerintahan Presiden Prabowo.

Deretan nama besar dunia seperti pimpinan operasional investasi Oaktree sekaligus pemilik klub sepak bola Inter Milan yakni Armen Panossian turut meramaikan sesi diskusi tersebut. Pertemuan tingkat tinggi ini sukses menjadi bukti nyata bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih sangat memikat pemodal.

Sejumlah eksekutif senior dari berbagai firma pengelolaan aset jumbo juga menyatakan ketertarikan mereka terhadap potensi bangsa kita. Mulai dari BlackRock, perusahaan Warburg Pincus, General Atlantic, KKR, Stonepeak, hingga pimpinan tinggi dari firma raksasa investasi terkenal Thrive Capital secara lengkap hadir.

4. Karpet Merah Ekonomi Baru

Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Teddy Indra Wijaya, dengan tegas menyatakan bahwa kehadiran para penguasa modal internasional ini merupakan bukti nyata kepercayaan dunia luar. Stabilitas politik yang solid dan potensi pasar raksasa dalam negeri telah sukses menjadikan negara kita sangat kuat.

Dalam jalannya pertemuan strategis tersebut, Presiden secara langsung memastikan bahwa pintu peluang penanaman modal akan selalu terbuka sangat lebar bagi semua pihak. Pemerintah berjanji akan menggelar karpet merah eksklusif bagi seluruh skema kolaborasi bisnis yang saling menguntungkan bagi ekonomi domestik.

Pertemuan bergengsi di Washington ini menjadi sebuah sinyal kuat bahwa Indonesia kini telah siap bertransformasi menjadi poros utama pertumbuhan. "Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya peluang investasi untuk membangun sebanyak-banyaknya rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan," ucap Teddy Indra Wijaya dengan sangat lugas.

5. Kenangan Manis Tur Asia

Rencana kedatangan kembali klub papan atas asal London tersebut tentu menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh barisan pendukung The Blues. Pasukan armada biru tersebut tercatat terakhir kali menyambangi rumput stadion kebanggaan ibu kota pada tanggal 25 Juli di tahun 2013.

Pada momentum pertandingan persahabatan tersebut, armada asuhan Jose Mourinho sukses meraih sebuah kemenangan telak atas tim BNI All Stars tuan rumah. Kala itu, Chelsea tampil sangat mendominasi permainan di lapangan hingga berhasil mencetak keunggulan telak dengan raihan skor fantastis yakni 8-1.

Bintang lapangan tenar seperti Eden Hazard, Demba Ba, dan John Terry sukses tampil sangat memukau puluhan ribu pendukung di Jakarta kala itu. Namun, ada beberapa nama pemain inti lain seperti Fernando Torres harus absen berkunjung karena masih diistirahatkan setelah membela negaranya.