Bermodalkan Rp7 Juta, Hairul Umam Dirikan Bento Group Hingga Mampu Naungi 70 Outlet Kafe
- Pada tahun 2012, ketika baru berusia 20 tahun, Hairul mendirikan Bento Kopi. Dengan modal awal sebesar Rp7 juta, yang terdiri dari Rp5 juta dari orang tuanya dan Rp2 juta dari pengembalian dana kuliah karena dirinya mendapat beasiswa, Hairul memulai perjalanan bisnisnya.

Rumpi Rahayu
Author


JAKARTA - Siapa yang tidak mengenal merek-merek kafe seperti Bento Kopi, Kopi Nuri, Carney, dan Manhattan? Ternyata, di balik kesuksesan brand-brand ini ada sosok Hairul Umam Bento, seorang pria berusia 32 tahun yang mendirikan Bento Group Indonesia.
Bento Group Indonesia merupakan perusahaan investasi di sektor makanan dan minuman (FnB) yang mengelola beberapa merek kafe dan restoran terkenal seperti Bento Kopi Indonesia, Kopi Nuri, Warunk Ngopi-Ngopi, Kaktus Coffee, Koat Kopi, Stako Kopi, Mood River Garder, Easy Breezy, Carney, Relasi, Manhattan, Menoewa Kopi, CC Kopi, Senjakala Village Magelang, Nuansa Kopi Jember, Relasi co-working and space, Ruminate, dan e-plus.
Outlet-outlet ini tersebar di dalam maupun luar Pulau Jawa, menjadikan Bento Group sebagai operator cafe dan restoran terbesar di Indonesia.
Kisah Sukses Hairul Umam Dirikan Bento Group Indonesia
Hairul Umam Bento, CEO Bento Group Indonesia, memiliki latar belakang yang menarik. Dilahirkan pada 20 Februari 1992 di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Hairul juga dikenal sebagai pengusaha tambak udang di Jawa Timur.
Aktif di dunia bisnis sejak masih kuliah, Hairul mulai berbisnis saat menjalani kuliah di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) pada tahun 2011.
- PLN-Ditjen Gatrik Sinergi Kendalikan Perubahan Iklim pada Subsektor Pembangkit Listrik
- Rayakan Hari Bumi 2024, PLN dan WRI Indonesia Lanjutkan Kolaborasi Strategis untuk Hadirkan Produk Hijau
- Bermodalkan Rp7 Juta, Hairul Umam Dirikan Bento Group Hingga Mampu Naungi 70 Outlet Kafe
Pada tahun 2012, ketika baru berusia 20 tahun, Hairul mendirikan Bento Kopi. Dengan modal awal sebesar Rp7 juta, yang terdiri dari Rp5 juta dari orang tuanya dan Rp2 juta dari pengembalian dana kuliah karena dirinya mendapat beasiswa, Hairul memulai perjalanan bisnisnya.
Dana tersebut digunakan untuk mendirikan dan mengembangkan usaha berupa tiga kedai kopi (Bento Cafe, Ayumi Cafe, dan Nemo Cafe), satu usaha catering (Bento Catering), dan dua lembaga kursus bahasa asing (Jogja English Coffee dan English Family).
Setelah menjalankan usaha selama sekitar 3,5 tahun, aset total usahanya hampir mencapai Rp1 miliar. Hairul berhasil meraih omset rata-rata per hari sekitar Rp10-15 juta, yang digunakan untuk membiayai kuliahnya sendiri, menghidupi 40 karyawan yang terlibat dalam bisnisnya, dan memberikan sebagian pendapatannya kepada orang tua setiap bulannya.
Titik Balik
Perjalanan bisnis Hairul mengalami titik balik ketika bertemu dengan seorang pemilik warung yang hampir bangkrut. Hairul menawarkan kerjasama dan suntikan modal untuk mengubah warung tersebut menjadi kafe dengan nuansa edukatif, di mana selain berfungsi sebagai tempat nongkrong dan ngopi, juga menjadi sarana kursus bahasa Inggris.
Kepercayaan dari pelanggan dan investor menjadi kunci utama perkenalan Bento Group sebagai perusahaan skala nasional. Tahun 2021, Bento Group Indonesia menerima penghargaan dari Menteri BUMN, Erick Thohir, sebagai salah satu perusahaan terbaik karena mampu bertahan bahkan naik hingga 200% selama pandemi COVID-19.
Dari kisah sukses Hairul Umam Bento, kita bisa belajar tentang bagaimana modal kecil dan semangat kewirausahaan dapat mengubah impian menjadi kenyataan. Bento Group Indonesia adalah contoh nyata bahwa keberanian dan ketekunan bisa membawa seseorang dari berdiri di posisi modal minim menjadi pemimpin di industri FnB yang besar.

Ananda Astridianka
Editor
