Tren Leisure

Benarkah Vaksin COVID-19 Akan Beri Kekebalan Seumur Hidup? Ini Penjelasannya

  • Benarkah vaksin COVID-19 akan beri kekebalan seumur hidup? Ini penjelasannya

Benarkah kedua dosis vaksin yang didapat harus berjenis sama agar efektif melindungi tubuh dari COVID-19? Ini Penjelasannya

Benarkah vaksin COVID-19 akan beri kekebalan seumur hidup? Ini penjelasannya/freepik.com

(Istimewa)

JAKARTA – Vaksin COVID-19 kini mulai digalakkan untuk mencegah naiknya kasus positif COVID-19.

Mengutip dari laman Healthline, penelitian yang diterbitkan pada bulan Mei ini menemukan bahwa kekebalan tubuh yang disebabkan oleh infeksi dapat bertahan berbulan-bulan atau lebih lama. Akan tetapi, para ahli percaya bahwa vaksinasi dapat memperpanjang durasi kekebalan ini.

Temuan penting lainnya dari kedua penelitian adalah bahwa banyak orang yang telah pulih dari COVID-19 dan kemudian menerima vaksin mRNA (seperti vaksin Moderna atau Pfizer-BioNTech) mungkin tidak memerlukan suntikan booster.

Kedua penelitian tersebut meneliti orang yang terpapar virus corona kira-kira setahun sebelumnya.

Menurut salah satu hasil penelitian yang diterbitkan di Nature, sel-sel kekebalan yang terletak di sumsum tulang kita menyimpan “memori” virus COVID-19 dan mampu membuat antibodi pelindung untuk mencegah infeksi ulang.

Penelitian lain juga menemukan sel-sel kekebalan ini dapat matang dan menguat selama sekitar satu tahun setelah infeksi.

“Data menunjukkan bahwa kekebalan pada individu yang pulih akan sangat tahan lama dan individu yang pulih yang menerima vaksin mRNA yang tersedia akan menghasilkan antibodi dan sel B memori yang seharusnya melindungi terhadap varian SARS-CoV-2 yang beredar,” tulis penulis penelitian.

Studi baru juga menunjukkan bahwa mayoritas orang yang telah pulih dari COVID-19 dan kemudian diimunisasi dengan salah satu vaksin mRNA tidak memerlukan suntikan booster untuk mempertahankan perlindungan terhadap virus.

Namun, orang yang divaksinasi yang tidak memiliki infeksi sebelumnya kemungkinan akan memerlukan suntikan booster, seperti juga sejumlah kecil orang yang memiliki penyakit tetapi tidak menghasilkan respon imun yang cukup kuat.

Tags: kekebalan