Benarkah Anak Muda Susah Berhemat? Ini Penjelasannya
Inilah penjelasan mengapa anak muda lebih susah berhemat dan meningkatkan uang di tabungan

Justina Nur Landhiani
Author


JAKARTA – Pernahkah Anda mengeluh, meski memiliki pekerjaan dan pendapatan atau gaji yang tetap tidak membuat tabunganmu meningkat?
Jika iya, Anda tidak sendirian.
Hal ini tentu juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan, di mana keinginan untuk membeli barang meningkat seiring dengan meningkatnya pemasukan.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Berikut adalah penjelasan mengapa anak muda susah berhemat untuk menabung, seperti yang dikutip dari 20sFinances.
- Gaji atau pendapatan yang rendah
Anak muda yang baru saja lulus dari perguruan tinggi memasuki pasar kerja dengan sedikit atau tanpa pengalaman kerja.
Oleh karena itu, banyak anak muda yang nekat mendapatkan pekerjaan apa saja asalkan segera mendapatkan pendapatan yang tetap setiap bulannya.
Memiliki gaji atau pendapatan yang rendah, tentu membuat Anda lebih sulit memiliki tabungan yang besar tidak peduli seberapa keras Anda berhemat.
- Cara Menghilangkan Kecemasan Saat Rapat Online
- Tips Bekerja dari Rumah atau WFH Ketika Kasus COVID-19 Kembali Naik
- Tandatangani Kontrak, David Guetta Resmi Bergabung dengan Warner Music
2. Kebutuhan akan Teknologi
Kebanyakan anak muda memiliki gaya hidup yang selalu terhubung dengan teknologi dan internet. Berinteraksi di media sosial juga merupakan bagian dari anak muda yang tidak dapat dipisahkan.
Anak muda juga sering kali ingin memiliki gadget yang mahal, baik itu ponsel, komputer atau tablet.
Saat Anda membeli gadget seperti ponsel, Anda tidak hanya harus membayar ponsel tersebut. Tetapi juga diiringi dengan membayar biaya internet setiap bulan.
- Kurang Pengalaman
Mencoba memulai mengelola keuangan sendiri merupakan tugas yang menantang. Anda harus belajar untuk sebisa mungkin mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pendapatan yang tentunya hal ini tidak mudah.
Seringkali, Anda juga butuh waktu untuk menyesuaikan diri agar segera mungkin memiliki perencanaan keuangan yang matang serta kondisi keuangan yang lebih stabil.
