Tren Leisure

Awas! 2 Hal yang Haram Diucapkan Saat Teman Anda Sedang Sedih

  • Mengucapkan dua kata itu hanya akan membuat Anda terlihat tidak peka dan tidak berempati.
Photo by Jack Sparrow : https://www.pexels.com/photo/couple-holding-hands-over-table-4046987/
Photo by Jack Sparrow : https://www.pexels.com/photo/couple-holding-hands-over-table-4046987/ (Pexels)

JAKARTA - Layaknya roda berputar, kesedihan adalah hal yang normal dirasakan oleh seseorang sama halnya dengan kegembiraan.

Semua orang pasti pernah mengalami momen sedih dalam hidup mereka entah karena sedang tertimpa musibah hingga ditinggalkan oleh orang terasayang. Jika teman Anda tengah bersedih, ada dua hal yang dilarang untuk diucapkan kepada mereka yaitu tenang dan santai saja.

Mengucapkan dua kata itu hanya akan membuat Anda terlihat tidak peka dan tidak berempati.

Jika Anda pernah mengalaminya, Anda pasti tahu persis bagaimana rasanya. Apakah perasaan Anda mendadak menjadi lebih baik jika teman Anda mengatakan kata tenang dan santai saja ketika Anda merasa sedih? Pastinya tidak.

Sebaliknya yang harus Anda lakukan adalah mendengarkan dengan tulus apa yang dirasakan seseorang dengan memperhatikan bahasa tubuhnya. Anda juga boleh mengatakan kalimat "kamu akan baik-baik saja" karena kalimat ini akan membuat mereka merasa didukung, didengarkan, diakui, dan ditenangkan.

Coba bayangkan ada anak kecil yang sedang merasa sedih. Kira-kira apa yang akan Anda katakan kepadanya?

"Tidak apa-apa sayang, kamu akan baik-baik saja. Aku tahu itu menyakitkan dan aku di sini untuk kamu. Aku tidak pergi kemana-mana. Menangis saja tidak apa-apa"

Kalimat yang lembut, penuh dukungan, dan menangkan tersebut juga layak untuk didengar oleh teman Anda yang sedang merasa sedih.

Dokter dan perawat telah mengetahui hal ini karena di tengah-tengah prosedur mereka, mereka hanya berkata kepada pasien: Anda baik-baik saja.

Hal lain yang sering menjadi kesalahan saat menghadapi teman yang sedang bersedih adalah dengan berbicara terlalu banyak. Mungkin niat Anda baik yaitu untuk menghibur teman Anda. Namun, seringnya niat ini malah mengarah kepada mengatakan sesuatu yang sebaiknya tidak diucapkan.

Lalu apa yang harus dilakukan?

Belajarlah untuk berbicara lebih sedikit dan mendengarkan dengan lebih tulus. Selain itu katakan jika teman Anda dapat menghubungi Anda kapanpun mereka butuh bantuan. Hal ini jauh lebih mudah diucapkan oleh Anda dan lebih baik diterima oleh teman Anda.