Apakah 2026 Tahunnya Boy Group Pendatang Baru Kuasai K-Pop?
- Gelombang baru boy group rookie (pendatang baru) siap mengubah lanskap K-pop pada tahun 2026.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Gelombang baru boy group rookie (pendatang baru) siap mengubah lanskap K-pop pada tahun 2026, seiring dengan persaingan ketat antar agensi besar dan produser ternama untuk meluncurkan artis-artis baru setelah bertahun-tahun didominasi oleh girl group.
Pergeseran ini mulai terlihat pada Januari ketika SM Entertainment mengonfirmasi rencana untuk mendebutkan boy group baru. Belakangan, ADOR, label di bawah HYBE yang menaungi NewJeans, dan YG Entertainment juga mengumumkan rencana untuk memperkenalkan boy group baru.
Dilansir dari The Korea Herald, pendiri SM Entertainment Lee Sooman, yang baru-baru ini kembali ke Korea setelah tiga tahun di luar negeri, juga mengungkapkan rencana untuk membentuk boy group baru. Sementara itu, mantan CEO ADOR Min Heejin juga tengah bersiap memperkenalkan boy group melalui agensi barunya, Ooak Records.
Para pelaku industri mengatakan lonjakan ini menunjukkan bahwa pasar K-pop dapat kembali beralih ke boy group tahun ini, setelah cukup lama didominasi oleh girl group.
Boy group baru dari SM Entertainment akan menjadi grup pria pertama yang mereka debutkan dalam tiga tahun terakhir sejak RIIZE. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa tim trainee mereka, SMTR25, akan diperkenalkan secara bertahap melalui program “Reply High School” yang tayang di saluran musik kabel Mnet.
Proyek ini juga akan bereksperimen dengan strategi promosi baru, termasuk penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu memilih lagu untuk kegiatan grup. Detail tentang konsep dan susunan anggota grup belum diungkapkan.
Salah satu debut yang paling dinantikan diperkirakan datang dari Lee Sooman. Produser veteran tersebut sebelumnya menyetujui klausul non-kompetisi selama tiga tahun di Korea setelah menjual sahamnya di SM Entertainment kepada HYBE pada 2023. Dengan berakhirnya pembatasan tersebut bulan lalu, Lee Sooman sedang bersiap untuk meluncurkan boy group baru yang ia pilih sendiri.

“Boy group baru Lee Sooman terdiri dari anggota Korea dan China dan diperkirakan akan debut pada paruh pertama tahun ini. Grup ini tidak hanya akan menargetkan pasar Korea tetapi juga audiens global,” kata seorang pejabat industri.
Pejabat itu menambahkan bahwa beberapa penggemar SM yang sudah lama. yang sering disebut sebagai “Pink Bloods” mungkin sangat penasaran dengan aksi baru Lee Sooman, karena perusahaan tersebut secara bertahap telah menjauh dari gaya musik yang terkait dengan eranya.
Lee Sooman mendirikan SM Entertainment pada 1995 dan membangun salah satu sistem pelatihan idol K-pop paling berpengaruh, yang melahirkan grup-grup seperti H.O.T., S.E.S., TVXQ, Girls’ Generation, dan EXO. Proyek mendatang ini akan menjadi boy group baru pertamanya sejak NCT.
Sementara itu, YG Entertainment juga tengah menyiapkan boy group baru, yang akan menjadi boy group pertama mereka sejak debutnya TREASURE enam tahun lalu.
Pendiri YG, Yang Hyun Suk, mengonfirmasi rencana tersebut melalui blog resmi perusahaan pada Rabu, 2 Maret 2026, dengan target debut pada musim gugur 2026. Namun, detail mengenai susunan anggota maupun konsep musiknya masih belum diungkapkan.
Di sisi lain, ADOR pada hari yang sama mengumumkan akan menggelar “2026 Ador Boys Global Audition” di 11 kota. Pelamar pria yang lahir setelah 2007 bisa mendaftar tanpa memandang kewarganegaraan maupun tempat tinggal, dan audisi ini terbuka untuk berbagai bidang. Inisiatif tersebut dipandang luas sebagai langkah awal untuk meluncurkan boy group baru.
Menurut ADOR, label tersebut ingin menemukan bakat mentah yang autentik, bukan trainee yang sekadar mengikuti tren, pendekatan yang mirip dengan strategi mereka saat membentuk NewJeans.
Menambah dinamika persaingan, Min Heejin mantan CEO ADOR yang saat ini terlibat sengketa hukum dengan HYBE, juga tengah menyiapkan boy group melalui agensi barunya, Ooak Records. Persaingan simbolis diperkirakan akan muncul antara Min Heejin dan perusahaan lamanya jika keduanya mendebutkan grup baru di periode yang hampir bersamaan.

Distika Safara Setianda
Editor
